September 30, 2022

Medan Cyber

Media Cyber Teraktual di Jagad Maya

2 Lapak Judi Resahkan Warga Medan Johor

Medancyber.com – Medan

Dua lokasi perjudian di Kota Medan tetap beroperasi selama Bulan Ramadan. Walau sudah diprotes oleh warga, namun pengelola lokasi perjudian tidak menghiraukan. 

Dua lokasi perjudian itu berada di Jalan Berlian Sari, Gang Baru, Komplek Berlian Sari dan di Jalan Berlian Sari II, Kecamatan Medan Johor. Ke dua lokasi judi menyediakan mesin tembak ikan dan mesin judi bola giling (tebak angka).

Hal ini membuat masyarakat resah. Pasalnya, banyak pengunjung datang di arena perjudian dianggap tidak menghormati orang yang berpuasa. Apalagi keberadaan lapak judi ditengah pemukiman penduduk itu membuat kekhawatiran warga dengan membludaknya para pemain tanpa adanya protokol kesehatan Covid-19.

Bahri, salah seorang warga mengatakan, keberadaan dua lapak judi di kawasan Jalan Berlian Sari, Medan Johor sudah cukup lama meresahkan warga. Walau saat ini Umat Islam sedang melakukan ibadah puasa dan tarawih, namun lokasi perjudian terus beroperasi. 

Akan tetapi, pengelola lapak judi seakan tak menghiraukan. Lapak judi di dalam rumah toko (ruko) berlantai 3 di kompleks perumahan dan satu lainnya di rumah, beroperasi dari siang sampai malam.

“Kalau dari depan, mereka membuat papan besar sehingga menutup sebagian pintu ruko. Tapi bisa kelihatan dari luar mesin judinya. Kalau lapak judi di Jalan Berlian II, lokasinya di sebelah rumah dan di situ dibuat lapak judi yang juga tertutup atap seperti rumah. Hanya pelanggan tetap dan orang-orang tertentu saja, dan mereka umumnya bawa beberapa teman,” katanya, Senin (10/5).

Atas keberadaan lapak judi itu, Bahri berharap pihak penegak hukum khususnya Polsek Delitua, Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara dapat menindaknya. 

“Kalau gak salah, pemiliknya dipanggil A Cai. Kami nggak mau ini berimbas ke warga lainnya dan anak-anak di sekitar sini. Kita mau tempat maksiat itu ditutup, apalagi ini momen umat islam meningkatkan amal ibadahnya di bulan Ramadan,” harapnya.

Menelusuri pengakuan beberapa warga, wartawan mencoba mencari tau kebenaran keberadaan lapak judi dimaksud. Benar saja, begitu tiba memasuki Komplek Berlian Sari, Gang Baru, terlihat hilir mudik pengunjung mengendarai roda dua (sepeda motor) bahkan roda empat (mobil) dari sebuah ruko berlantai III. Bahkan setibanya di lokasi, terlihat berjejer sepeda motor dan mobil di depan ruko hingga ke ruko di sebelahnya.

Begitu masuk, pengunjung langsung yang datang langsung dihampiri seorang pria memakai tas kecil berselempang yang diketahui sebagai penjaga atau kasir judi. “Mau tukar koin bang?,” sapa pria kepada para tamu yang masuk, sembari mengeluarkan kartu kecil berwarna Hijau yang dijadikan sebagai koin penukaran.

Setelah duduk sebentar, para pengunjung langsung bermain dengan memencet tombol-tombol yang tersedia di mesin berlampu kelap-kelip. Terdapat dua mesin 2 judi bola guling dan dua unit mesin judi tembak ikan.

Dari amatan di arena judi terlihat salah seorang pemain judi serius memainkan mesin judi yang menebak angka. Permainan ini biasanya pemain harus menukar uang Rp 50 ribu berbentuk kartu chip yang bisa dijadikan saldo di mesin tersebut. Untuk 1 tebakan angka, minimal ditaruhkan Rp10 ribu, dan jika angka tebakan itu keluar bisa dikalikan 12 dan bisa memenangkan uang Rp120 ribu.

Dan jika kita menang untuk menarik saldo dijadikan uang tunai, kita harus memanggil operator untuk ditukarkan atau ditarik menggunakan chip yang sudah mereka sediakan.

Karena lokasi terlihat diawasi, wartawan yang mencoba menelusuri akhirnya meninggalkan setelah hampir setengah jam mengamati.

Terkait keberadaan dua lapak judi dan keluhan warga itu, Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap, saat dikonfirmasi mengaku akan segera mengecek kebenarannya. “Akan segera kita cek keberadaan lapak judi tersebut,” pungkasnya.(bri/mc)