September 30, 2022

Medan Cyber

Media Cyber Teraktual di Jagad Maya

Targetkan 70 Persen, Masyarakat Berpartisipasi Vaksin Hanya 41,21 Persen

Medancyber.com – Medan

Rendahnya partisipasi masyarakat mengikuti program vaksinasi diakui Wali Kota Medan Bobby Nasution. Pasalnya dari 70 persen warga yang ditargetkan Pemerintah Kota Medan, baru 41,21 persen yang mengikuti program tersebut. Dikatakan, dari tiga kelompok warga yang ditargetkan untuk mengikuti program vaksinasi seperti tenaga kesehatan (nakes) dan pejabat publik, hanya kelompok lansialah yang paling rendah partisipasinya yakni 24,27 persen. Sementara pada kelompok nakes sudah di angka 93,04 persen dan pejabat publik 53,47 persen. 

“Makanya itu beberapa bulan ke belakang, kita fokusnya ke puskesmas. Kita juga mengajak peran lurah, kepling untuk mengajak langsung masyarakat untuk datang ke puskesmas. Karena jarak ke puskesmas kan tidak terlalu jauh dari rumah masyarakat,” katanya ketika ditemui di kantor kota, Kamis (3/6). 

Bobby mengaku menemukan kesulitan pada saat mengajak para lansia agar mau ikut divaksin. Hal itu disebabkan para lansia butuh pendamping saat mendatangi puskesmas yang diizinkan melaksanakan vaksinasi. Oleh karenanya, di program vaksinasi drive thrue di eks Bandara Polonia yang bekerja sama dengan Pemprovsu, ada pengecualian pada lansia. Yakni mereka diperbolehkan membawa pendamping saat datang ke lokasi. 

“Yang terbaru dari Kemenkes, umur lansia diturunkan lagi. Pra lansia namanya. Sekarang 50 tahun sudah bisa divaksin, kalau dulu kan batasnya 60 tahun ke atas. Tentu makin banyak jumlah penduduk kita yang boleh divaksin, menurun lagi angkanya. Nah, ini yang harus kita tingkatkan,” terangnya.

Lebih lanjut Bobby menjelaskan, dari 2,5 juta jiwa lebih jumlah penduduk Kota Medan sebelum adanya kebijakan baru dari Kemenkes (60 tahun ke atas), hanya 1,7 juta jiwa saja yang masuk kriteria boleh divaksin. Dengan adanya perubahan tersebut, maka jumlah warga yang boleh divaksin dipastikan mengalami peningkatan  yakni di angka 1,8 juta jiwa.

“Kita targetnya dari pemerintah pusat kan 70 persen. Nah, berarti ada 1,4 juta jiwa yang kita targetkan (vaksinasi). Dari 1,4 juta jiwa itu, 41,21 persen yang hari ini sudah divaksin. Dan tentu akan kita akan genjot terus targetnya,” ucapnya meyakini.(bri/mc)