September 30, 2022

Medan Cyber

Media Cyber Teraktual di Jagad Maya

Gaji Tak Dibayar, Tiga Juru Masak Shusi Mentai Akan Mengadu Ke DPRD Medan

Ketiga koki shusi mentai yang mencari keadilan saat mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Medan, beberapa waktu lalu.

Medancyber.com – Medan

Setelah melaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan (Disnaker Kota Medan),  Ke -Tiga Juru masak Restoran masakan khas Jepang Shusi Mentai akan mengadu ke DPRD Medan. Rencananya pengaduan ini akan mereka lakukan Senin (7/6).

“Kita mengadu ke DPRD Medan untuk meminta pertimbangan atas prihal yang kami hadapi yaitu karna gaji kami ditahan, memecat sebelah pihak, meski saya  masih ada nama scedule tapi gaji saya tidak dikeluarkan. Dan hak- hak kami juga tidak dikeluarkan, seperti BPJS ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, jam kerja berlebihan, tax service nggak dikasih, Kontrak setahun tapi dibuat magang,” kata Adit pada Minggu (6/6).

Begitu juga yang dikatakan Iqbal Lubis dan Anju, keduanya sangat berharap wakil rakyat dapat membantu mereka atas persoalan ini.

Dikatakan, Hak service tax tidak pernah diberikan sejak mereka pertama kali bekerja di restoran tersebut, begitu juga dengan BPJS kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Padahal BPJS itu sangat penting buat kami, dalam melaksanakan tugas kami sebagai juru masak ada saja hal bahaya yang kami alami, kena Pisau dan bakaran api di dapur,” ungkapnya.

Sudari ST Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan mengatakan pihaknya  akan melihat apakah perjanjian kerja mereka apakah tercatat di Dinas Ketenagakerjaan atau tidak berdasarkan aturan yang ada, karena berdasarkan aturan perjanjian itu harus di catatkan di Dinas Ketenagakerjaan kota Medan.

 “Dalam hal ini Kita akan meminta keterangan dari pengusaha atau dinas ketenagakerjaan ataupun UPT 1 dalam pengawasan Dinas Ketenagakerjaan Sumut,” ungkapnyanya.

Sementara itu, sebelumnya ketiganya terpaksa Mengadukan prihal ini ke Disnaker dan akan ke DPRD Medan  karena tidak mendapatkan jawaban yang pasti dari pihak Shusi Mentai atas gaji  dan hak-hak mereka yang tidak dibayarkan. Begitu juga status mereka di restoran itu tidak jelas sejak mereka tidak masuk dua hari pasca lebaran kemarin. 

Sebelumnya sempat viral video pihak pengelola Shusi Mentai yang bersitegang dengan salah seorang keluarga juru masak. Dalam video tersebut pria yang disebut-sebut manager Shusi Mentai yang didampingi dua pria, tampak emosi dan berusaha menyerang sang juru masak dan ibuknya.(bri/mc)