27 C
Medan
Thursday, 18 July 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Berlakukan E-Katalog, Kontraktor Dadakan Bakal Gigit Jari

Medancyber.com – Medan

Sebagai upaya mempercepat proses perbaikan infrastruktur, terutama jalan di Kota Medan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengambil langkah berani dan terukur. Ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan untuk menghapus sistem lelang yang selama ini digunakan, dan menggantinya dengan e-katalog. Sistem ini mengakibatkan kontraktor dadakan bakal gigit jari.

Menurut orang nomor satu di Pemko Medan tersebut, selain lebih cepat, perusahaan yang terdaftar dalam e-katalog juga tidak diragukan lagi kualitasnya, sehingga perbaikan jalan yang nantinya dilakukan, akan lebih baik dan tahan lama. Selain itu, dengan menggunakan e-katalog, proses tender yang selama ini memakan waktu 40 hari serta ditambah dengan proses lainnya, akan hilang.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Sumut Rutin Semprot Disinfektan

“Kualitas dan ketepatan waktu itu yang dikejar, sehingga pengerjaan perbaikan infrastruktur harus memperhatikan kualitas, bukan hanya kuantitas. Kita tidak mau perbaikan infrastruktur selesai dalam waktu 2 tahun, tetapi 2 hingga 3 bulan kemudian jalan yang baru diperbaiki itu rusak dan berlubang kembali,” kata Bobby Nasution di Balai kota Medan, Selasa (22/6).

Dengan menggunakan e-katalog, lanjut Bobby Nasution, perusahaan yang mengerjakan perbaikan infastruktur jalan tentunya yang terdaftar dalam e-katalog tersebut. Artinya, perusahaan yang terdaftar tentunya berkapasitas dan berkualitas.

“Semoga dengan penggunaan e-katalog, perbaikan jalan yang dilakukan lebih cepat, sehingga target dua tahun seluruh jalan yang menjadi tanggung jawab Pemko Medan dapat terwujud,” kata Bobby Nasution.

Baca Juga:  Terjadi Kelebihan Bayar, PD14 Sumut Minta Wali Kota Evaluasi Kadis SDABMBK Medan

Terpisah, Direktur Executive Suluh Muda Inspirasi, dinilai Kristian Redison Simarmata menyatakan, langkah berani dan terukur Bobby Nasution dengan mengadakan sistem e-katalog tersebut sudah sangat tepat. Sebab, proses tender yang selama ini dilakukan sangat sulit diawasi dan memungkinkan ada indikasi permainan di dalamnya.

“Tapi, dengan e-katalog maka akan dapat dilihat perusahaannya, kemampuan finansial dan kemampuan kinerjanya. Jadi, langkah yang dilakukan Wali Kota adalah langkah maju,” kata Kristian di Medan, Selasa (22/6).

Selain itu, lanjut Kristian, sistem e-katalog juga menjadi langkah maju Bobby Nasution untuk memperbaiki sistem kerja di lingkungan Pemko Medan. Dirinya berharap, sistem e-katalog tidak hanya digunakan untuk tender perbaikan infrastruktur di Dinas PU Kota Medan saja, melainkan di semua OPD di lingkungan Pemko Medan, termasuk soal pengadaan.(japs/re)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles