31 C
Medan
Friday, 12 July 2024
spot_imgspot_imgspot_img

3 Tersangka Korupsi di UINSU Rp 10,3 M Diserahkan ke Kejari Medan

Medancyber.com – Medan

Kejaksaan Negeri Medan menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu kampus II Universitas Islam Negeri
Sumatera Utara (UINSU) Tahun Anggaran 2018 dari Penyidik Polda Sumatera Utara kepada
Jaksa Penuntut Umum Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Medan, Senin( 28 /6).

Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Teuku Rahmatsyah melalui Kasi Intelijen Bondan Subrata yang didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus Agus Kelana Putra menjelaskan, penyerahan dilakukan terhadap ketiga tersangka Saidurrahman (S), Syahruddin Siregar (SS) dan Joni Siswoyo (JS). Penyerahan dilakukan di Ruang Tahap II Pidsus Kejaksaan Negeri Medan oleh Penyidik Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Adapun tersangka Saidurrahman, mantan Rektor UINSU disangka melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana dimaksud dan melanggar Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, yang berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P-21) pada tanggal 14 Juni 2021 lalu. Diperkirakan negara dirugikan Rp10,3 miliar lebih

Baca Juga:  Ciut Liat Polisi, Pecandu Narkoba Telan Satu Paket Sabu

Sedangkan dua tersangka lainnya, Syahruddin Siregar yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Joni Siswoyo selaku Direktur PT Multi Karya Bisnis Perkasa (MKBP),
keduanya disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) subs. Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, yang berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P-21) pada tanggal 14 Juni 2021 lalu.

Baca Juga:  Honda Premium Matic Day Sapa Pecintanya di Januari

Menurut Bondan, perkara dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu kampus II Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun Anggaran tahun 2018 dengan nilai kontrak Rp 44.973.352.461,- yang dikerjakan oleh kontraktor PT Multi Karya Bisnis Perkasa. Pembangunan gedung itu kemudian mangkrak dan berpotensi merugikan keuangan negara. Sesuai hasil audit, kerugian negara yaitu sebesar Rp.10.350.091.337,98.

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Negeri Medan menerbitkan Surat Perintah kepada Tim JPU yang terdiri dari JPU pada Kejaksaaan
Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri Medan yang akan segera menyiapkan dakwaan
untuk dilimpahkan dan disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan.

Baca Juga:  In House Training: Angkasa Pura Aviasi Tingkatkan Kualitas Personil AVSEC

Selain dari ketiga tersangka tersebut, sejumlah barang bukti juga yang turut diterima, diantaranya sejumlah dokumen yang berkaitan dengan penangananan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu kampus II Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun Anggaran 2018.

Adapun ketiga tersangka tidak dilakukan penahanan selama proses penyidikan oleh penyidik Polda Sumatera Utara, namun oleh JPU akan dilakukan penahanan dalam rangka penuntutan. (mpo/japs)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles