31.7 C
Medan
Thursday, 22 February 2024
spot_imgspot_imgspot_img

DPRD Sumut Minta Kapoldasu Hukum 7 Oknum Satnarkoba Polrestabes Medan

Medancyber.com – Medan

Ketua Komis A DPRD Sumatera Utara (Sumut), Hendro Susanto, meminta Kapolda Sumut memberikan hukuman setimpal kepada 7 oknum anggota Satnarkoba Polrestabes Medan yang diduga menghilangkan barang bukti.

Menurutnya, hukuman tersebut diberikan agar memberikan efek jera. Apalagi saat ini Sumut dengan semangat prevelensi menurunkan angka peredaran narkoba yang sangat tinggi.

“Tapi di sisi lain ada juga oknum-oknum yang tidak rela kita berjuang membasmi dan memberangus narkoba di Sumut. Harus dihukum seberat-beratnya jika hasil pemeriksaan Propam itu terbukti,” kata Hendro, Selasa (29/6).

Hendro menyebutkan, dalam momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021, Kapolda Sumut diharapkan bersikap tegas terhadap institusinya. Apalagi kata Hendro, Kapolda merupakan putra Sumut, sehingga ia menyakini Kapolda akan memberikan dampak positif untuk ketertiban Sumut.

“Kita mengapresiasi langkah cepat dari Kapolda dalam hal ini juga dibantu oleh Polrestabes Medan dan Propam terkait dugaan 7 oknum satnarkoba yang diduga menghilangkan barbut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendro mengungkapkan, Kapolda Sumut seharusnya mengikuti pendahulunya, yang tegas mengambil tindakan terhadap pengedar narkoba, dan oknum aparat yang diduga ataupun terbukti menyalahi kode etik sebagai aparat keamanan.

“Jadi Pak Panca harus melanjutkan apa yang dibangun oleh Pak Sormin bahwa Sumut ini harus menjadi lebih baik, dan dijamin Pak Sormin ini Alhamdulillah kondisi keamanan di Sumut cukup kondusif apalagi semangat beliau untuk memerangi bandar judi dan narkoba,” ungkapnya.

Selain itu, Hendro mengatakan, slogan presisi yang digaungkan oleh Kapolri seharusnya sudah diimplementasikan dan dipahami oleh jajaran Polda Sumut.

“Karena belum semua aparat kepolisian memahami makna dari presisi tersebut, menurut saya, ini merupakan visi misi baru Kapolri, terkait dengan upaya Polri untuk menjadi prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan,” katanya.

Baca Juga:   87 Persen Pelaku Bisnis RI Optimis Pendapatan Meningkat di 2022

“Artinya dengan konteks prediktif, bahwa ini sebenarnya konsep pencegahan atau crime prevantion yang digaungkan oleh Pak Jendral Listio terhadap institusi Polri. Bahwa Polri harus memiliki semangat prediktif,” pungkasnya.(sas)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles