September 27, 2022

Medan Cyber

Media Cyber Teraktual di Jagad Maya

Disebut Kumpulkan Wartawan Bahas DBH, Walikota Medan Menampik Ucapan Gubsu

Medancyber.com – Medan

Walikota Medan, Bobby Nasution mengaku gerah dengan pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan beberapa pihak lain soal polemik pembayaran pajak dana bagi hasil (DBH). 

Diketahui, Gubernur Edy Rahmayadi menyentil Bobby lantaran getol membicarakan pembayaran DBH. Menurut Edy, Bobby tak selayaknya membicarakan pembayaran DBH dengan wartawan. 

“Ini dibilang, saya baca, dibilang inilah, ada pula pengamat yang bilang mau maju gubernur kejauhan saya bilang,” kata Bobby, Kamis, 1 Juli. 

“Terus dibilang saya kumpulkan media untuk berbicara DBH, tidak,” sambungnya. 

Dijelaskan Bobby, polemik soal DBH itu bermula saat ia menerima kunjungan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Medan. 

“Anggota DPRD provinsi datang ke kantor kota menyampaikan apa yang bisa kami dengarkan dari Medan ke Provinsi Sumatera Utara, kami sampaikan itu,” jelasnya. 

Kemudian, kata Bobby, persoalan itu kembali muncul saat dirinya menjawab pertanyaan Fraksi PDI-P DPRD Medan yang menanyakan rendahnya realisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2021.

“Pemkot Medan melapor ke DPRD Medan, Karena ditanyakan DPRD Medan kenapa capaian PAD sangat rendah tahun 2020. Ya kami jabarkan karena salah satunya DBH yang harusnya dibayar tahun 2020 belum dibayarkan,” ucapnya. 

Menurut Bobby, dirinya wajib menjawab pertanyaan dari DPRD Medan. “Kami wajib menjawab pertanyaan DPRD, kami jawab karena tahun 2020, pembayaran DBH yang harusnya dibayar bulan berjalan itu tidak kami terima,” sebutnya. 

Sementara, untuk DBH tahun 2021, Bobby mengaku Pemkot Medan telah menerimanya di semester pertama ini. Ditegaskannya, ia hanya meminta pembayaran DBH dilakukan pada bulan berjalan. 

“Tahun 2021 untuk semester 1 udah diterima, dari Rp 407 miliar sudah diterima Rp 180-an miliar. Kita bilang kalo bisa bulan berjalan, itu aja,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta agar permasalahan DBH ini tak lagi disoal. Bobby juga menegaskan, ia tak pernah mengumpulkan media untuk membicarakan DBH. 

“Jadi jangan dibilang kita minta provinsi, bilang provinsi punya utang, karena itu ditanyakan DPRD. Saya tidak pernah kumpulkan media hanya utk ngomong itu,” ucapnya. 

Sebelumnya, Gubernur Edy menyentil dan meminta Walikota Bobby untuk tidak memakai wartawan saat membicarakan DBH. Karena menggunakan wartawan, Edy menilai mantu Presiden Jokowi itu salah pengertian. 

“Makanya, kalau yang seperti itu baiknya tidak pakai wartawan. Kalau pakai wartawan jadi salah pengertian dia,” kata Edy, Kamis 24 Juni. 

Menurut Edy, penyaluran DBH dilakukan Pemprov Sumut setiap triwulan. Diungkapkan Edy, masalah kerap muncul di Triwulan keempat. 

“Begitu dia masuk diakhir triwulan, itu kan perubahan tahun. Perubahan tahun itu pekerjaan di dalam perpajakan tidak serta merta, iya waktunya, itu tidak. Ada proses-proses pelaksanaan pengawasan dalam perpajakan,” jelasnya.(adi/mc)