25 C
Medan
Friday, 23 February 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Rupiah Berpotensi Lunglai

Medancyber.com – Jakarta

]Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.490 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Senin (12/7). Mata uang Garuda menguat 37 poin atau 0,26 persen dibanding Rp14.527 per dolar AS pada Jumat (9/7).

Di kawasan Asia, mayoritas mata uang menguat dari dolar AS. Won Korea Selatan menguat 0,19 persen, ringgit Malaysia 0,11 persen, yuan China 0,07 persen, dan yen Jepang 0,05 persen. Namun, baht Thailand melemah 0,19 persen dan peso Filipina minus 0,15 persen. Sementara dolar Hong Kong dan dolar Singapura stagnan.

Sebaliknya, mayoritas mata uang utama negara maju justru melemah dari dolar AS. Hanya rubel Rusia yang menguat 0,32 persen dan franc Swiss 0,08 persen. Sedangkan dolar Australia melemah 0,26 persen, dolar Kanada minus 0,12 persen, euro Eropa minus 0,06 persen, dan poundsterling Inggris minus 0,03 persen.

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, meski menguat pada pagi hari kemarin (11/7/2021), nilai tukar rupiah berpotensi tertekan karena sentimen kekhawatiran pasar terhadap lonjakan kasus covid-19 di tingkat global. Hal ini tak lepas dari masifnya penyebaran varian delta.

“Pemerintah global biasanya melakukan pembatasan-pembatasan aktivitas ekonomi untuk mengendalikan pandemi yang bisa menekan pertumbuhan ekonomi, sehingga pasar masuk ke aset aman, seperti dolar AS,” ujar Ariston.

Kondisi serupa juga terjadi di Indonesia, dimana jumlah kasus positif covid-19 juga masih tinggi dari hari ke hari. Kendati begitu, Ariston memperkirakan pelemahan mata uang Garuda mungkin tidak terlalu dalam karena sentimen pelonggaran kebijakan moneter bank sentral China berupa penurunan batas giro wajib minimum sebesar 50 basis poin (bps).

Kebijakan ini berlaku mulai 15 Juli mendatang. Sebab, kebijakan ini berpotensi meningkatkan likuiditas di pasar dan mendorong pelaku pasar masuk ke aset berisiko.

Baca Juga:   Tingkatkan Kualitas, Smartfren Perkuat Jaringan di Sumatera Utara

“Mungkin ini bisa menjaga pelemahan rupiah dan nilai tukar lainnya tidak terlalu dalam terhadap dolar AS,” ucapnya, seraya memproyeksikan, rupiah bergerak di kisaran Rp14.500 sampai Rp14.550 per dolar AS.(cnjs)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles