September 30, 2022

Medan Cyber

Media Cyber Teraktual di Jagad Maya

Heboh Vaksinator di Karawang Diduga Tak Suntik Cairan Vaksin COVID-19 ke Warga

Medancyber.com – Karawang

Beredar sebuah video menunjukkan seorang petugas vaksinator diduga tidak menginjeksikan cairan vaksin COVID-19 ke tubuh pasien.

Dalam video berdurasi 14 detik itu, disebutkan lokasi peristiwa terjadi di Karawang dan diunggah seorang warga bernama Rima.

Video tersebut kemudian diunggah lagi oleh akun @halokrw pada Selasa (13/7). Dijelaskan penyuntikan vaksin yang dilakukan tak seperti vaksinasi COVID-19.

“Jarum ditusukkan namun langsung dicabut lagi tanpa ada proses menekan ujung bagian atas suntikan seperti penyuntikan pada umumnya,” tulis akun @helokrw.

Menurut perekam video tersebut, Rima Melati (23), video diambil pada Senin (12/7) saat vaksinasi di Puskesmas Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang sekitar pukul 10.00 WIB.

Rima mengaku mengambil video untuk dokumentasi pribadi dan hanya mengirim video itu ke dua orang. Sementara perempuan yang disuntik dalam rekaman video adalah teman kerjanya bernama Tari Nurfadilah.

“Kalau saya, unggah video itu di WhatsApp story pribadi saya. Tidak di Instagram. Kebetulan salah satu teman saya minta videonya, akhirnya saya kasih,” kata Rima, Selasa (13/7).

“Tidak lama kemudian, HRD tempat saya bekerja juga minta. Jadi saya hanya kirim video ke dua orang saja,” tambah pegawai di toko bahan bangunan Mitra 10 ini.

Rima mengaku tidak tahu awal mula video yang ia rekam bisa menjadi viral di Instagram.

“Orang yang ada di dalam video itu ada tiga. Saya, Tari, dan Ipeh. Kami memang teman satu kantor, cuma memang bukan teman dekat. Saya baru tahu kalau Tari juga update video tersebut di Instagram miliknya, baru tahu tadi karena memang saya tidak follow akun Instagramnya,” kata Rima.

Tari disebut-sebut mengunggah video yang direkam oleh Rima. Namun belakangan unggahan tersebut dihapus. Di akun Instagramnya @tarinfdlh bahkan tidak terlihat unggahan satu pun. Hanya ada empat Instagram story yang berisi video klarifikasinya.

“Saya Tari Fadilah, pemilik akun Tari Fadilah yang memposting tentang informasi vaksin kemarin di Puskesmas Wadas, mohon maaf sebesar-besarnya dikarenakan kesalahan informasi yang saya sebar. Di mana saya sudah klarifikasi dengan pihak Puskesmas Wadas bahwa vaksinasi sudah sesuai prosedur dan saya minta maaf kepada Puskesmas dan seluruh jajarannya,” kata Tari dalam unggahan tersebut.

Dalam Instagram story di akunnya, Tari juga mengunggah foto surat permintaan maaf yang bermaterai dan ditandatangani olehnya. Sayangnya, sampai berita ini ditulis, Tari belum bisa dimintai keterangan.(bd/mc)