September 26, 2022

Medan Cyber

Media Cyber Teraktual di Jagad Maya

Terseret Prostitusi, Tania Ayu : Pala Pusing Kurang Money (PPKM)

Medancyber.com – Jakarta

Nama Tania Ayu kembali mencuat usai kasus prostitusi online yang melihatkan artis berinisial TA di Bandung. Di tengah masalah yang disebut-sebut adalah dirinya, sang model seksi itu mengaku saat ini tengah kekurangan uang.

Tania Ayu merasa terkena dampak PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Ia sampai mengganti kepanjangan PPKM yang seolah menggambarkan kondisinya saat ini.

“PPKM : pala pusing kurang money,” tulis Tania di Instagram dengan tambahan emoji tertawa.

Dalam postingan itu, Tania Ayu juga membagikan foto selfie-nya. Ia tampak memakai kaus setengah badan dengan memperlihatkan perutnya yang ramping.

“Kaka cantiku,” komen Natasha Manapa.

“Makin bagus aja kak badan nya. Sehat selalu kak Tania,” sahut akun @heloowkitty.

Dalam postingan itu, Tania Ayu juga ditanya soal bentuk badannya. Tubuhnya yang kurus mengundang tanya seseorang.

“Udah kurus aja,” ujar @belavania_k.

Tania Ayu kemudian merespons soal badannya yang ramping. Ia mengaku sudah tak makan malam, buah, dan gula.

“Gak makan malem hampir sebulan beb, Cuss cobain. Gak makan buah juga karena ada gulanya beb, asli cepet banget turunnya. Max dinner jam 7, minum air putih yg banyak kalo laper,” kata Tania.

Sebelumnya kasus prostitusi online yang melibatkan artis berinisial TA kembali mencuat. Sejak awal kasus itu, TA kerap disebut-sebut sebagai Tania Ayu.

Sebelumnya terungkap pula tarif artis TA saat menjalani kencan dengan pria hidung belang. Tarif TA itu tertuang dalam dokumen putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang diunggah pada website Mahkamah Agung (MA). Tarif TA untuk kencan dibagi ke dalam dua kategori yaitu Rp 15 juta dan Rp 30 juta.

Sidang tersebut dipimpin oleh hakim ketua Wasdi Permana dan dua hakim anggota Toga Napitupulu dan Sontan Merauke. Dalam perkara ini, ada empat terdakwa yang diadili.

Selain TA, terungkap juga tarif wanita lainnya seperti perempuan berinisial VA dengan tarif durasi pendek Rp 4 juta-Rp 6 juta. Kemudian perempuan berinisial AI dengan tarif durasi pendek Rp 10 juta dan durasi panjang Rp 20 juta.(dth/mc)