25.6 C
Medan
Friday, 1 March 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Lagi, Tawuran di Medan Labuhan Rusak Rumah dan Warung Milik Warga

Medancyber.com – Tawuran melibatkan dua kelompok pemuda dan remaja kembali terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Kamis (30/9) dini hari, sekira pukul 01.00 WIB.

Dua kelompok yang melibatkan kubu dari Bom Lama dan Lingkungan 23 saling serang lemparan batu di jalan akses Medan-Belawan. Akibatnya, sejumlah atap rumah dan warung milik warga sekitar rusak.

Aksi tawuran itu berlangsung secara tiba-tiba. Belum diketahui secara persis penyebab tawuran tersebut, namun aksi yang sama sudah sering terjadi dalam beberapa pekan belakangan ini.

Pertikaian massa dengan saling lempar batu dan menggunakan senjata tajam terus berlangsung dini hari itu. Akses jalan yang menghubungkan Medan-Belawan menjadi macet, batu berterbangan ke udara mengenai atap rumah warga.

“Ini perang lagi. Sampai kapan terus-terusan begini. Coba lihat atap rumah kami rusak akibat ulah mereka. Seharusnya ditangkapi saja mereka ini,” kesal seorang warga di lokasi.

Aksi tawuran yang berlangsung sekitar setengah jam lebih, membuat suasana di lokasi menjadi tak karuan. Petugas dari Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Medan Labuhan melakukan pembubaran secara paksa.

Dengan meletuskan tembakan ke udara berulang kali, akhirnya tawuran tersebut dapat dihentikan.

Polda Kerahkan Satu Pleton Personel Brimob

Polda Sumut mengerahkan satu pleton personel Brimob untuk patroli mengantisipasi tawuran dan aksi premanisme di Medan Belawan. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, sekitar 30 sampai 50 orang dikerahkan karena belakangan daerah Belawan marak dengan tawuran dan premanisme di Jalan Tol Medan Belawan.

“Terkait aksi-aksi tawuran di Belawan. Langkah-langkah yang sudah kita lakukan dan dijalankan itu ada rekan-rekan dari Brimob melakukan patroli rutin kesana kemudian mereka ada satu pleton,” katanya, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga:   Wali Kota Apresiasi Penahbisan 20 Pendeta Gereja GBKP

Ia mengatakan, Polda Sumut meminta agar seluruh elemen masyarakat bekerjasama untuk mengantisipasi aksi-aksi tawuran dan premanisme.

Selain menimbulkan kekecauan, dikhawatirkan tawuran akan menimbulkan korban jiwa.

“Ini hanya hal-hal sepele, hal kecil yang sering menyulut tawuran. Makanya kita berpatroli untuk mendatangi lokasi-lokasi yang kerap menjadi lokasi rawan tawuran,” ucapnya. (tr/wol/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles