25.6 C
Medan
Friday, 1 March 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Memasuki Babak Baru, Kasus Perampokan Toko Emas Simpang Limun Dilimpahkan ke Kejaksaan

Medancyber.com – Sempat viral, kasus perampokan dengan kekerasan yang terjadi di sebuah toko emas di Simpang Limun Medan kini memasuki babak baru.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan Bondan Subrata mengatakan, pihaknya telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari penyidik Kepolisian Polrestabes Medan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejari Medan.

Penyerahan para tersangka dilakukan secara virtual di Ruang Tahap II Kejari Medan dan Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan, Rabu (5/1/2022).

“Sedangkan barang bukti diserahkan langsung oleh Penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum di ruang pelayanan Barang Bukti,” katanya.

Dikatakan Bondan, kelima tersangka pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan yaitu Alm Hendri yang telah tewas ketika dilakukan pengembangan oleh Penyidik Kepolisian.

“Beliau merupakan warga Jalan Paluh Kemiri, Lubuk Pakam, Deli Serdang. D, warga Jalan Menteng VII, Medan, yang membantu mencarikan tiga orang rekan untuk merampok. Tiga orang itu yakni PS, lalu FA (21), warga Jalan Garu I, Kecamatan Medan Amplas, serta PR alias Bejo (25), warga Jalan Bangun Sari, Kecamatan Medan Johor,” bebernya.

Keempat tersangka tersebut, kata Bondan masing-masing disangka melakukan tindak pidana Pencurian Dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 ayat (2) ke-2e, 4e KUHPidana.

Adapun barang bukti yang diserahkan antara lain 1 pucuk senpi laras panjang, 1 pucuk senpi laras pendek jenis pistol, 1 pucuk senpi laras pendek revolver, 1 megazine senjata laras panjang, 117 butir peluru ukuran 9 MM, 69 butir peluru ukuran 7,62 MM, 11 Rev ukuran 3,8 MM, dan beberapa barbut lainnya termasuk sejumlah perhiasan emas yang diamankan dari para tersangka.

“Selanjutnya keempat tersangka tetap dilakukan penahanan di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan, dalam kepentingan Jaksa Penuntut Umum menyiapkan dakwaan serta melimpahkan perkara ke Pengadilan Negeri Medan untuk segera disidangkan,” pungkas Bondan.

Baca Juga:   DPRD Sumut Minta Polrestabes Transparan Hasil Penggrebekan Rapid Test Drive Thru

Sebelumnya peristiwa perampokan toko emas ini terjadi di Pasar Simpang Limun, Medan, pada Kamis (28/8). Ada dua toko emas yang bersebelahan dirampok di pasar itu.

Polisi kemudian mengejar pelaku. Polisi kemudian menangkap 5 orang tersangka dalam kasus perampokan ini.

“Pada Kamis, 26 Agustus 2021 yang lalu, telah terjadi pencurian dengan kekerasan terhadap dua toko emas, yakni Toko Emas Aulia Chan dan Toko Emas Masrul di Pasar Simpang Limun,” kata Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Panca Putra saat konferensi pers di Polda Sumut, Rabu (15/9).

Panca menyebut para tersangka melakukan aksinya menggunakan senjata api. Mereka mengancam para petugas keamanan pasar serta pemilik toko.

“Di mana para pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan atau perampokan dengan menggunakan senjata api dan melakukan pengancaman, baik terhadap satpam maupun pada para pemilik toko,” sebut Panca.

“Dan dengan ancaman tersebut selanjutnya para pelaku melakukan aksinya memecahkan kaca toko emas kemudian mengambil isi dari kedua toko emas tersebut,” sambung Panca. (Rsi/Mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles