32.8 C
Medan
Monday, 29 May 2023
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Keluh Hati Syaiful, Costumer Dealer Otomotif Asal Langsa: Hati-hati Beli Mobil di Auto 2000 Gatsu

Medancyber.com – Syaiful, seorang custumer Auto 2000 mengeluhkan kebijakan menejemen dealer utama dan terbesar di RI tersebut. Mobil Fortuner 2022 yang ia beli dengan down payment Rp400 juta lebih, lenyap tak berbekas sejak 5 bulan lalu.

DP Rp400 juta itu, kata dia, didapat dari hasil tukar tambah mobil Fortuner 2021 miliknya. “Uang tak balik, mobil pun tak dapat,” kata Syaiful warga Langsa Aceh tersebut.

Sementara pihak Auto 2000 hingga kemarin, hanya berjanji akan mencarikan solusi, namun harus berembug dulu dengan menejemen pusat. “Kita bicarakan dulu dengan menejemen (pusat) seperti apa solusinya ya, pak,” ucap Aryo, Kacab Auto 2000 Jalan Gatot Subroto Medan.

Lenyapnya Fortuner anyar Syaiful, bermula saat ia sering bertransaksi jual beli mobil dengan sales bernama Aidyoso. Kini, Adiyoso tengah menjalani persidangan kasus penggelapan beberapa mobil di Pengadilan Negeri Medan.

Korbannya banyak, lebih dari 10 costumer (kalau tidak salah). Anehnya, tak ada sinyal peringatan dari tempat Adiyoso bekerja kepada para costumer lain agar tidak menjadi korban sales ‘nakal’.

Akibat ulahnya, nama baik sales mobil seantero negeri jadi buruk. “Selama ini, transaksi apapun yang saya lakukan di Auto 2000 Gatsu, lancar-lancar saja. Baru kali ini kejadian (mobilnya hilang),” ujar Syaiful.

Nah sialnya, tambah ASN satu ini, Fortuner anyar yang ia pesan tidak pernah diterimanya saama sekali. Penyerahan mobil dan kunci secara resmi di Auto 2000 Gatsu, semuanya direkayasa. “Mobil diserahkan ke orang lain. Berartikan mobil yang belum saya terima itu mereka jual lagi ke orang lain. Sementara saya hanya terima selembar STNK,”kata Syaiful, kesal bukan main.

Dia mengaku tahu bahwa mobil sudah berpindah tangan, karena pihak leasing menelepon.

Baca Juga:   Polda Sumut Gelar Pra Rekonstruksi Penyidikan Dalami Kematian Bripka Arfan Saragih

“Saya nunggak cicilan satu bulan. Loh kok bisa, tanya saya. Karena mobil saja sampai sekarang belum ada saya terima,” tambahnya.

Syaiful lantas menghubungi Auto 2000. Dia dijanjikan bahwa keluhan dan pengaduannya akan segera diproses. Namun berjalan 5 bulan, proses yang dijanjikan tak kunjung terealisasi.

“Saya berniat mengadukan masalah ini ke polisi, BPSK dan pihak-pihak lain yang berkompeten. Auto 2000 sebagai dealer terbesar harus ikut tanggungjawab. Karena setahu saya dan korban-korban lain, Adiyoso itu sales resmi di Auto 2000 Gatsu. Transaksi jual beli pun selalu disana. Masa pas kejadian kayak gini (penggelapan), menejemen lepas tangan,” kata Syaiful sambil menggerutu. (wik/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,786FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles