33.6 C
Medan
Tuesday, 25 June 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Wanita di Nisel Dirampok, Keponakan Dibawa Kabur

Medancyber.com – Wanita bernama Libena Gulo (46) menjadi korban perampokan di sebuah ladang karet di Desa Hiliweto, Kecamatan Onohazumba, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara (Sumut). Selain dirampok, keponakan korban berinisial EL (9) juga dibawa kabur pelaku.

Kapolsek Lolowau AKP Adolf M Purba mengatakan peristiwa itu terjadi, Jumat (1/9/2023) siang. Saat itu, korban baru saja pulang berjualan kapulaga di pasar Desa Hiliweto, bersama dengan keponakannya.

Lalu, saat korban melewati ladang karet di desa itu, pelaku tiba-tiba memukul bagian kepala korban dengan kayu. Pelaku, adalah Yoramo Halawa (29) warga Desa Hiliadulo, Kecamatan Hilisalawahe.

“Tiba-tiba dari arah belakang, pelaku memukul korban dengan menggunakan kayu pada kepala bagian atas. Serta melakukan pemukulan berulang-ulang pada wajah korban,” kata Adolf, Senin (4/9).

Saat itu, korban pun berpura-pura telah meninggal. Namun, ternyata setelah itu, pelaku pergi sambil membawa keponakan korban. Selain itu, pelaku juga membawa kabur sejumlah uang korban.

Korban yang telah mengalami luka-luka pergi meninggalkan lokasi. Saat itu, dirinya bertemu dengan seorang warga. Warga itu pun lalu melaporkan peristiwa yang dialami korban ke Polsek Lolowau.

Lalu, korban dibawa oleh warga menggunakan tandu menuju Kantor Desa Umbunasi Barat untuk diberikan pertolongan sementara. Setelah itu, korban dibawa ke Puskemas Lolowau sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Tomsen Gunung Sitoli.

“Korban ada mengalami luka robek dan bengkak pada bagian kepala dan telah dirujuk ke RSU Tomsen Gunung Sitoli,” jelasnya.

Pihak kepolisian yang menerima laporan kejadian itu lalu memburu pelaku dan akhirnya mengamankannya. Menurut keterangan pelaku, dirinya memang sudah terlebih dahulu mengintai korban.

Setelah ada kesempatan, pelaku langsung menganiaya korban dan mengambil uang korban sebanyak Rp 433 ribu.

Baca Juga:   PN Medan Sebut Surat Keputusan PB Al Jamiayatul Washliyah Tidak Berkekuatan Hukum

“Pelaku memang sudah mengintai korban yang baru selesai menjual kapulaga di pekan Desa Hiliweto dan mengambil uang korban sebanyak Rp 433 ribu,” ujarnya.

Adolf mengatakan saat ini pihaknya juga telah menemukan keponakan korban pada Sabtu (2/9) pagi. Namun, dia belum memerinci motif pelaku membawa kabur anak tersebut.

“Personel dengan dibantu oleh masyarakat telah menemukan keponakan korban dalam keadaan sehat,” sebutnya.(det/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles