33 C
Medan
Saturday, 20 April 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Israel Mencak-mencak, Empat Negara Eropa Mau Akui Palestina Merdeka

Medancyber.com – Sebanyak empat negara di Eropa berencana mengakui negara Palestina saat Israel masih melancarkan agresi di Jalur Gaza.

Spanyol menyatakan telah sepakat dengan Irlandia, Malta, dan Slovenia untuk mengambil langkah pertama menuju pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat.

Mereka menganggap upaya itu ditempuh atas nama perdamaian di Timur Tengah.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan kesepakatan tercapai usai bertemu perwakilan Irlandia, Malta, dan Slovenia di sela-sela pertemuan Dewan Eropa pada Jumat (22/3) pagi.

“Kami sepakat satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan ini adalah melalui penerapan solusi dua negara, dimana negara Israel dan Palestina hidup berdampingan, dalam perdamaian dan keamanan,” demikian pernyataan bersama yang dirilis Irlandia, dikutip dari Reuters.

Menanggapi rencana itu, pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu murka. Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mencak-mencak mengatakan resolusi konflik hanya akan mungkin terjadi melalui negosiasi langsung antar pihak.

“Setiap keterlibatan dalam pengakuan negara Palestina hanya akan menjauhkan pencapaian resolusi dan meningkatkan ketidakstabilan regional,” ujar Katz.

Dia lantas mengatakan serangan Hamas dan organisasi lain terhadap warga Israel akan “dibalas dengan isyarat politik terhadap Palestina.”

Katz tak merinci resolusi seperti apa yang dia maksud. Israel telah lama mengesampingkan negara Palestina.

Sikap Israel yang seperti itu menyebabkan mereka berselisih dengan negara-negara Barat.

Sejumlah negara Barat mendukung tujuan Israel mengalahkan Hamas, tetapi negara-negara itu juga mendukung solusi dua negara yang berarti kemerdekaan bagi Palestina.

Pada November lalu, negara-negara Arab dan Uni Eropa sepakat bahwa solusi dua negara merupakan jawaban atas permasalahan Israel dan Palestina.

Palestina terus menjadi sorotan global usai Israel terus melancarkan agresi sejak 7 Oktober.

Baca Juga:   Waspadai Ginjal Akut Anak, Jangan Panik dan Kenali Gejalanya

Selama agresi, mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit dan kamp pengungsian.

Hingga kini total korban meninggal di Palestina mencapai lebih dari 32.000 jiwa. (cnni/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles