27.8 C
Medan
Saturday, 20 April 2024
spot_imgspot_imgspot_img

AKP Rianto dan Bulan Berbagi Kebaikan

Medancyber.com – Rianto satu ini memainkan perannya sebagai insan presisi yang murah hati. Dua momen kebaikannya terekam media di sepanjang Ramadan Kareem ini.

Pertama; ketika menjemput pasien kekurangan biaya usai operasi persalinan di sebuah rumah sakit di Kisaran.

Ceritanya; pasca mendapat kabar tentang adanya seorang warga Desa Sei Kamah II, Kecamatan Sei Dadap, Asahan yang ditahan dan tidak diperbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit Permata Hati, Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara, Selasa (26/3/2024).

Pasien terlilit biaya persalinan sebesae Rp11.999.000 Beruntung ada Rianto. Dia langsung mendatangi rumah sakit. Pasien yang telah ditahan selama 10 hari pasca melahirkan akhirnya dibolehkan pulang.

Afriani dan suaminya Rudi Hartono (38), tentu sumringah dan sujud syukur. Kedatangan Rianto bak malaikat bagi pasangan suami istri itu.

Momen teranyar; saat Rianto berbagi bingkisan sembako di areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Sidodadi, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sabtu (30/03/2024). Ada sekira 20 warga yang ia temui disitu.

“Terus terang saya salut dengan para pemulung di sekitar TPA ini. Meski keterbatasan rejeki, mereka tetap gigih mengais kehidupan ditempat yang orang lain saja enggan melirik, bahkan datang kemari,”sebutnya.

Rianto adalah seorang perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi. Dia lahir di Desa Rawa Sari, Asahan. Persisnya di Afdeling 3 Kebun Air Batu, Aek Kuasan. Tulen lahir, besar dan berkarir di kabupaten berjuluk Rambate Rata Raya itu.

Rianto kecil yang kini menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan, dulunya diasuh sang nenek. Disekolahkan di SD Negeri Desa Rawa Sari, Aek Kuasan. Kemudian melanjutkan jenjang SMP Yapendak di Kecamatan Air Batu.

Baca Juga:   Rektor UMSU Dipolisikan, Dituding Terlibat Kasus Penipuan dan Penggelapan

“Tamat SMA di SMAN 1 Simpang Empat, dulu SMA Negeri Simpang Kawat,”katanya. “Dan Alhamdulillah sampai sekarang dipercaya jadi Ketua alumni SMAN Simpang Empat,”ucap Rianto sambil tersenyum.

Selepas SMA itulah dia bertekad menjadi abdi negara. Jabatan mentereng pernah dijabatmya semenjak berkarir di Korps Coklat. Diantaranya pada 2018 sebagai Kapolsek Kota Kisaran, setahun kemudian Kapolsek Pulo Raja dan pada 2020 Kapolsek Air Batu.

Rianto juga pernah bertugas di Medan. Menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru dan Medan Area. Baru pada 2023 lalu dipindahtugaskan lagi ke Polres Asahan sebagai Kasat Reskrim sampai sekarang.

Di luar dunia kepolisian, Rianto juga aktif bersosialisasi dan berorganisasi. Dia pernah menjabat sebagai Ketua GM Pujakesuma sejak 2015-2019. Lalu pada 2019 -2023 sebagai Ketua Pujakesuma Asahan sampai sekarang. “Alhamdulillah sudah dua periode,” tambahnya.

Semasa di Medan, dia menamatkan pendidikannya di Fakultas Hukum dan S2 (gelar MAP). Dengan bekal karir seabrek, ayah tiga anak dan suami dari Boru Sitorus Pane itu kini digadang maju sebagai bakal calon Bupati Asahan.

Kepada wartawan dia mengatakan, jika didukung maju sebagai balon bupati, dia mengaku siap. Pun dikatakannya, ini bukan tentang ambisi berdemokrasi semata. “Tapi lebih kepada niat Urip Iku Urup; Hidup untuk menerangi dan bermanfaat bagi orang lain.”

“Ini juga bukan tentang menjajal peruntungan dalam kancah politik daerah. Namun lebih kepada niat ingin membangun kampung halaman,”ucap Rianto.(wik/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles