25.6 C
Medan
Monday, 20 May 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Pasar Murah Tuai Kritik, Komisi III DPRD Medan Kecewa Terhadap Kadis Diskop UKM Perindag

Medancyber.com – Komisi III DPRD Kota Medan kecewa kepada Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag).

Pasalnya, agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas Pasar Murah Kota Medan 2024 tidak hadir serta hanya mengutus staf, Selasa (23/4).

” Kita sangat kecewa kepada Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan yang tidak dapat hadir.Pada hal saat ini kita akan membahas Pasar Murah yang baru-baru ini digelar ,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, Afif Abdillah.

Turut hadir Mulia Syahputra, Rizki Nugraha dan Dhiyaul Hayati.

” Pasar Murah ini setiap tahun digelar, tapi belum sepenuhnya menyentuh masyarakat.Dan tahun ini Pasar Murah yang dibuka oleh Wali Kota Medan benar-benar tidak dirasakan manfaatkan hingga ke masyarakat bawah sesuai harapan Wali Kota Medan sendiri ,” katanya.

Ia mengatakan, dari pantauan dilapangan saat pelaksanan Pasar Murah yang digelar di 21 kecamatan, stok sembako sangat cepat habis.

” Pasar Murah ini dibuka pukul 09.00 Wib, tapi pada pukul 09.15 Wib sudah tutup dan barang habis.Faktanya kita melihat stok sembako seperti beras ada ,” kata Afif.

Namun, kata Afif saat dilakukan pemantauan ternyata barang tersebut sudah ada yang memiliki dan dibawa pulang.

” Jadi yang membeli bukan masyarakat, tapi oknum.Ini real temuan di lapangan. Padahal sumber anggaran dari APBD yang seharusnya untuk masyarakat, tapi justru masyarakat tidak merasakan Pasar Murah ,” ucapnya.

Krititikan juga disampaikan oleh Mulia Syahputra bahwa Pasar Murah di Kota Medan tidak terlaksana dengan baik.

” Pasar Murah yang digelar paling parah.Slogan Medan Berkah tidak berjalan karena dinikmati oknum bukan rakyat ,” kata Mulia.

Baca Juga:   Preman Kampung yang Bacok Personil Polsek Medan Timur Diringkus

Dalam hal ini, politisi Gerindra itu menilai Kadis Diskop UKM Perindag tidak menjalankan apa yang sudah diprogramkan oleh Wali Kota Medan.

” Diskop UKM Perindag benar-benar lalai, pada hal program ini paling bagus.Dan kadisnya jangan hanya awasi atau menghadirkan kegiatan seremoni ibu-ibu PKK saja. Tapi program Pasar Murah tidak diawasi ,” katanya.

Kegiatan rapat dengar pendapat tersebut ditunda dan akan dilakukan penjadwaln ulang dengan menghadirkan Kadis Diskop UKM Perindag.(bdh/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles