25 C
Medan
Thursday, 25 July 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Presiden Palestina Sambut Hangat Prabowo: Kita adalah Saudara

Medancyber.com – Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut hangat Presiden terpilih Prabowo Subianto saat bertemu di sela-sela konferensi tingkat tinggi (KTT) Call for Action: Urgent Humanitarian Response for Gaza di Amman, Yordania, Selasa (11/6).

Abbas langsung menjabat erat tangan Prabowo ketika bertatap muka.

Ia menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Indonesia terhadap Palestina yang telah digaungkan melalui Prabowo. Ia menganggap Prabowo sebagai saudaranya.

“Terima kasih banyak. Kami tahu tentang Anda,” kata Abbas.

“Kita bukan hanya sekadar teman. Anda adalah saudara,” sambung dia.

Dalam pertemuan singkat itu, Abbas juga mengapresiasi pidato yang dituturkan Prabowo selama KTT tanggap darurat tersebut. Ia menilai Menteri Pertahanan RI itu merupakan sosok cerdas.

Baca Juga:  Utang Pemerintah Tembus Rp8.353 Triliun

“Saya sangat senang mendengar (pidato) Anda, mendengar tentang Anda. Anda sangat cerdas, dan Anda langsung ke poin intinya,” ucap Abbas.

“Ya, Pak. Kami sangat mendukung Palestina,” balas Prabowo menyambut pujian Abbas, seperti dikutip dari pernyataan Kementerian Pertahanan RI.

Pada momen itu, Prabowo turut menyampaikan kesediaan Indonesia untuk sekuat tenaga membantu Palestina.

“Bila ada hal lain yang kami bisa lakukan, kami akan lakukan,” kata Prabowo.

Agresi Israel di Jalur Gaza Palestina hingga kini telah menewaskan lebih dari 37.200 orang. Mayoritas korban ialah anak-anak dan perempuan.

Baca Juga:  Family Gathering Forwakum Sumut Peringati Hari Jadi Pertama Sukses dan Meriah

Agresi yang telah berlangsung selama delapan bulan ini menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza. Bencana kemanusiaan juga tak henti-henti terjadi imbas blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Pasukan militer Israel bahkan kini mulai mengalihkan target serangan ke Rafah, kota selatan Gaza yang menjadi tempat mengungsi lebih dari satu juta warga Palestina.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akhirnya mengadopsi resolusi gagasan Amerika Serikat yang mendesak gencatan senjata di Jalur Gaza. Resolusi itu didukung oleh 14 negara yang, sementara Rusia memilih abstain.

Resolusi ini berisi tiga fase untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata komprehensif guna mengakhiri perang di Gaza.

Baca Juga:  2 Sindikat Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia Divonis 4 Tahun Bui

Fase pertama mengenai gencatan senjata segera, pembebasan para sandera, pengembalian jenazah, hingga penarikan pasukan Israel dari daerah berpenduduk di Gaza.

Fase kedua yaitu mengakhiri permusuhan secara permanen dengan imbalan pembebasan seluruh sandera serta penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

Fase ketiga mencakup rekonstruksi Gaza secara besar-besaran dalam beberapa tahun.(cnni/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles