26 C
Medan
Thursday, 25 July 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Wali Kota Ditembak Mati

Medancyber.com – Wali kota terpilih suatu kota kecil berpenduduk 4.000 di dekat Acapulco, Meksiko, ditembak mati saat bepergian di jalan raya, Senin (17/6) pagi.

Ia adalah Salvador Villalba Flores, politisi yang baru resmi menjabat Wali kota Copala pada Oktober nanti, seperti dikutip dari CBC News.

Surat kabar lokal El Sur de Guerrero melaporkan bahwa Villalba adalah pensiunan kapten Angkatan Laut yang biasanya dilindungi oleh pengawal Garda Nasional, tapi ia sedang bepergian sendirian ke Mexico City ketika dia terbunuh.

“Walikota terpilih diturunkan dari bus yang ditumpanginya ketika bus itu berhenti di dekat San Pedro las Playas dan ditembak,” demikian kabar El Sur.

Baca Juga:  Pawai HUT Kota Medan Bikin Macet

Media lokal juga memberitakan Villalba memutuskan mencalonkan diri sebagai walikota setelah temannya, seorang kandidat, dibunuh pada Juni 2023.

Jaksa negara bagian Guerrero dalam pernyataan resmi mengatakan bahwa mereka tengah menyelidiki pembunuhan tersebut, tapi menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Puluhan Politisi Terbunuh

Dalam pemilihan umum Meksiko pada 2 Juni lalu, Claudia Sheinbaum dari sayap kiri terpilih dengan suara mayoritas sebagai presiden wanita pertama di negara tersebut.

Selain memilih presiden baru, masyarakat Meksiko juga memilih anggota Kongres, gubernur negara bagian, dan sejumlah pejabat lokal, dengan total lebih dari 20 ribu posisi.

Sejak musim kampanye Meksiko dimulai September lalu, lebih dari dua lusin kandidat politik telah terbunuh, menurut Data Civica, sebuah organisasi non-pemerintah.

Baca Juga:  Setujui R-APBD, Ini Pendapat Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan

Awal bulan ini, seorang anggota dewan setempat ditembak mati ketika dia meninggalkan rumahnya di Guerrero.

Dikutip dari CBC News, insiden ini terjadi beberapa hari setelah walikota sebuah kota di Meksiko barat dan pengawalnya dibunuh di luar gym, hanya beberapa jam setelah Sheinbaum memenangkan kursi kepresidenan.

Acapulco dulunya merupakan tempat wisata bagi orang-orang kaya dan terkenal, tapi dalam satu dekade terakhir pamornya terus merosot karena turis asing dihantui oleh pertumpahan darah.

Bulan lalu, lima orang tewas dalam serangan bersenjata di Acapulco, hanya tiga hari setelah 10 mayat lainnya ditemukan di kota resor tersebut.

Baca Juga:  Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera

Guerrero sendiri menjadi salah satu negara bagian yang paling terkena dampak kekerasan kartel narkoba karena lokasinya di sepanjang pantai Pasifik Meksiko. Pada 2023, tercatat terjadi 1.890 pembunuhan di sana.

Lebih dari 450 ribu orang telah dibunuh dan ribuan lainnya hilang sejak pemerintah Meksiko mengerahkan tentara untuk memerangi perdagangan narkoba pada 2006.(cnni/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles