25 C
Medan
Tuesday, 16 July 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Pusat Data Nasional Diretas, Pelaku Minta Tebusan Rp131 Miliar

Medancyber.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi buka suara soal gangguan layanan publik yang terjadi akibat kelumpuhan Pusat Data Nasional (PDN).

Menurut Budi, gangguan pada sistem PDN diakibatkan serangan siber ransomware jenis baru dari lockbit 3.0. Penyerang pun minta uang tebusan yang jumlahnya fantastis.

“Menurut tim, (uang tebusan) 8 juta Dolar AS (Rp 131 miliar),” kata Budi Arie, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6).

Gangguan pada Pusat Data Nasional itu berdampak pada beberapa layanan publik, salah satunya keimigrasian.

Baca Juga:  Pengusaha Hotel dan Restoran Tolak Rencana Wajib Sertifikasi CHSE

Sementara itu di Kantor Kementerian Kominfo, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian, menjelaskan, pihaknya masih berusaha memulihkan seluruh layanan, termasuk memecahkan enkripsi yang membuat data di PDN tak bisa diakses.

“Ini sedang berproses, tapi kita sudah tau jenis serangan ini. Saat ini Kominfo, BSSN, dan Telkom Sigma terus memproses, dengan keterbatasan barang bukti,” jelas Hinsa.(bes/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles