30 C
Medan
Tuesday, 16 July 2024
spot_imgspot_imgspot_img

Klaim Panglima TNI Terkait Kebakaran Rumah Wartawan di Karo: Tak Ada Prajurit yang Terlibat

Medancyber.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut tak ada keterlibatan prajurit TNI di kasus kebakaran rumah yang menewaskan wartawan Tribrata TV dan tiga orang anggota keluarganya di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

“Enggak ada [Keterlibatan],” kata Agus di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (10/7).

Agus pun menyebut perihal kasus itu kini telah diatasi oleh Polri.

Kodam I/Bukit Barisan juga telah membantah dugaan keterlibatan anggota TNI dalam kasus tersebut.

“Sudah kita cek, isu itu tidak benar,” kata Kapendam I/BB, Kolonel Inf Rico J Siagian saat dihubungi, Minggu (7/7).

Baca Juga:  Berikan Pelayanan dan Rasa Aman, Personil Brimob Laksanakan Patroli Sambang dan Cipta Kondisi Pada Malam Hari

Sebelumnya, dalam insiden kebakaran itu, empat orang tewas terbakar yakni Sempurna Pasaribu (40), istrinya Eprida Br Ginting (48), anaknya Sudiinveseti Pasaribu (12) dan cucunya bernama Lowi Situngkir (3).

Berdasar rilis yang dikeluarkan Dewan Pers, Tim pencari fakta dari Komisi Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumut yang terdiri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Sumut, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, disebut telah melakukan verifikasi dan pendalaman kasus kebakaran tersebut.

Baca Juga:  Kejatisu Diminta Segera Usut Dugaan Pungli Oknum Anggota DPRDSU

Dari hasil investigasi ditemukan sejumlah fakta, bahwa kasus kebakaran yang menewaskan 4 orang itu terjadi setelah korban memberitakan perjudian yang ada di Jalan Kapten Bom Ginting, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatra Utara dan diduga kuat melibatkan oknum TNI.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Nasir Djamil, mendorong Polri membentuk tim khusus untuk mengusut kasus tersebut.

Ia berharap pembentukan tim khusus itu dapat mengusut kasus secara tuntas dan tak menimbulkan spekulasi negatif yang berkembang di publik. Nasir berharap pihak di luar kepolisian juga tergabung membantu tim khusus tersebut.

Baca Juga:  Pemko Medan Akan Beri Sanksi Sekolah Jual Beli Kursi Kosong di PPDB 2023

“Saya pikir saya sependapat kalau kemudian ada usulan, dan kita dorong agar kepolisian membentuk satu tim khusus karena ini serius,” kata Nasir di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (9/7).(cnni/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles