30 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Viral, RS Beri Infus Kadaluarsa Dilaporkan ke Polisi

Medancyber.com – Labusel

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilaporkan ke polisi.

Sebab, ada oknum perawat sengaja suntikkan cairan infus kadaluwarsa ke pasien bocah berusia 4 tahun.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parekhesit mengatakan, keluarga korban sudah membuat laporan ke polisi.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Parikhesit, Kamis (29/7/2021).

Dia mengatakan, penyidik sudah memanggil pihak rumah sakit.

Namun Parikhesit tidak menyebut, apakah perawat yang turut menyuntikkan infus kadaluwarsa itu sudah dimintai keterangan atau belum.

“Sudah (kami panggil). Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” tandasnya.

Baca Juga:  Luhut Sebut Pasangan Prabowo-Gibran Simbol Harapan untuk Indonesia Maju

Sementara itu, video dugaan malapraktik ini beredar di media sosial. Dalam rekaman tampak seorang bocah perempuan terbaring di tempat tidur perawatan bewarna biru. 

Di pergelangan tangan kiri bocah tersebut terlihat ada perban melingkar dan terpasang saluran infus.

Seorang wanita, yang diduga orangtua bocah terdengar komplain pada perawat. 

“Cari sehat malah dikasih yang kadaluwarsa kaya gitu punya anak ku. Yang jaga tadi malam siapa, laki-laki. Yang ganti itu,” tanya orangtua bocah pada perawat.

Belum diketahui kapan waktu video tersebut diambil.

Tetapi dilihat dari facebook bernama Ikhwanul Ihsan Siregar, video itu telah disebar pada Rabu (28/7/2021).

Baca Juga:  Didampingi Kuasa Hukum, Jurnalis yang Diancam Dibunuh Resmi Laporkan Imran Surbakti ke Polrestabes Medan

Di laman FB Ikhwanul, diceritakan bahwa awalnya anak tersebut dirujuk ke RSUD Kota Pinang oleh dokter spesialis di Rantau Parapat.

“Sesampainya, ia diobservasi sembari menunggu tes Swab di RSUP Kota Pinang. Kejam, cairan infusnya kadaluarsa disuntikkan ke tubuhnya,” tulisnya di laman FB.

“Diharapkan buat pihak yang berwajib dan pihak berwenang agar diusut tuntas. Satu oknum RSUD diperiksa oleh hukum dan semoga berlanjut terkuak lah semua,” lanjutnya menggerutu di FB.

Namun, video tersebut kemudian terpotong.

Kendati demikian, polisi mengaku peristiwa dugaan malapraktik RSUD Kota Pinang ini benar adanya.

Baca Juga:  OSO Tunjuk Kodrat Shah Sekretaris Jenderal DPP Partai

Saat ini kasus tersebut masih diselidiki, dan kemungkinan bisa saja ada tersangka jika ditemukan bukti unsur kesengajaan. (Rsi/Mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles