Medancyber.com –
Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito meninjau langsung Isolasi Lingkungan di Jalan Gurami Simpang dan Jalan Tenggiri Lingkungan V dan VII Kelurahan Pandau Hulu II, Medan Area, Jumat (6/8).
Peninjauan dilakukan guna melihat langsung kesiapan dari posko penanganan covid-19 yang ada di lingkungan dalam melakukan penanganan terhadap masyarakat yang terpapar covid-19. Setibanya di lokasi isolasi lingkungan, Bobby Nasution dan Kepala BNPB langsung mengecek posko. Mereka juga mendengarkan penjelasan dari Camat Medan Area, Hendra Asmilan terkait dengan jumlah masyarakat yang menjalani isolasi mandiri dirumah.
Kepala BNPB, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito menyampaikan apresiasinya dengan didirikannya posko lingkungan itu, sebab dapat mengendalikan covid-19 di Kota Medan, khususnya di tingkat lingkungan. “Kalian adalah pasukan paling depan untuk menjaga masyarakat tidak terpapar Covid-19,” kata Ganip.
Menurut Ganip, sangat penting untuk mengedukasi masyarakat menggunakan masker dan menerapkan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). “Pantau terus kondisi masyarakat. Jika pasien tidak layak untuk menjalani isolasi mandiri di rumah, harus segera dirujuk ke tempat isoter,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Ganip dan Bobby juga menyerahkan bantuan berupa masker, sabun dan vitamin untuk masyarakat yang terpapar covid-19 dan juga masyarakat yang rentan terpapar seperti lansia.
Bobby berpesan kepada petugas, agar membagikan vitamin yang telah diberikan kepada masyarakat. Ia pun berharap vitamin tersebut dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bagi masyarakat. “Segera bagikan vitamin ini kepada masyarakat,” pesan Bobby kepada petugas.
Di tempat yang sama, Camat Medan Area, Hendra Asmilan menjelaskan, jumlah masyarakat yang terpapar covid-19 di Lingkungan V sebanyak 21 orang dari 8 rumah, sedangkan di Lingkungan VII yang terpapar covid-19 sebanyak 20 orang dari 8 rumah.
Isoman
Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Ganip Warsito melakukan peninjauan ke RSUD dr Pirngadi Medan. Kunjungan itu guna melihat progres renovasi ruangan Isolasi Mandiri (Isoman) dan ICU untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala berat.
Ruangan Isoman dan ICU ini direnovasi setelah dipilih Wali Kota Medan sebagai satu dari tiga tempat isolasi mandiri (isoman) pasien COVID-19 di Medan. Selain itu Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuannya untuk ruangan Isoman tersebut. Hal tersebut merupakan langkah dan upaya Pemko Medan dalam penanggulangan Covid-19 di Kota Medan termasuk menyediakan tempat Isoman, khususnya pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Apa yang telah dilakukan Pemko Medan mendapat apresiasi dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Ganip Warsito. Menurutnya penyediaan tempat Isoman ini merupakan langkah tepat guna mengantisipasi jika kasus Covid-19 meningkat. Namun hal terpenting adalah penanganan di hulu harus lebih maksimal agar penanganan di hilirnya terkendali.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada bapak Wali Kota Medan yang mengupayakan tempat Isoman. Apalagi ruangan yang dikonversi menjadi ruangan Isoman bagi pasien Covid-19 ini mendapatkan bantuan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian PUPR. Tentunya kolaborasi kita untuk menyediakan tempat Isoman maupun Isoter dapat menekan penyebaran Virus Covid-19,” kata Kepala BNPB RI.
Kepala BNPB berharap, ruangan Isoman dan ICU khusus Pasien Covid-19 di RSUD dr Pirngadi dengan total ruangan 140 ditambah 20 bed ICU ini dapat segera beroperasi. Sehingga jika kasus terus meningkat dapat menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19 khususnya di Kota Medan. “Saya berharap ruangan ini dapat segera beroperasi agar dapat menampung pasien Covid-19 jika kasusnya meningkat,” harap Kepala BNPB RI.(japs)



