Bencana tanah longsor terjadi di Gang Lau Bawang, Desa Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (26/8) malam. Tiga orang warga meninggal dunia dan dua lainnya hilang dalam peristiwa ini.
Bencana ini terjadi menyusul hujan deras yang melanda kawasan itu. Tanah longsor kemudian menimpa 4 rumah warga.
Kepala Seksi Operasional Basarnas Medan Zul Indra mengatakan, tiga warga yang meninggal terdiri dari satu orang dewasa dan dua anak-anak. Ketiga korban meninggal dunia itu yakni Tia Monika Novi Sari Silitoga (28), warga Jalan Krakatau Ujung Medan; Kasih Karolina br Tarigan (3), warga Kabanjahe, Karo; dan Anjel br Taringan (5), warga Kabanjahe.
“Dua orang dievakuasi sekitar pukul 05.00 WIB. Satu korban lagi ditemukan pada pukul 09.00 WIB,” kata Zul Indra kepada wartawan, Jumat (27/8).
Zul Inda memaparkan, korban meninggal dunia ditemukan di rumah yang rusak berat akibat ditimpa material longsor. “Ada satu rumah parah dan (yang) tertimpa ada korbannya,” ucapnya.
Sementara itu, dua orang lainnya masih dalam proses pencarian. Keduanya yakni: Bumi Riski Aditia (2), warga Kabanjahe, dan Dewi br Marpaung (48).
Tim SAR gabungan masih mencari keduanya. Proses pencarian itu dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat.
Masih kata Zul Indra, longsor yang terjadi diduga karena tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Karo. “Hujan yang tinggi beberapa hari ini (menyebabkan) terjadi longsor,” pungkasnya.(mc/mc)



