Medancyber.com – Usai beraksi merampok toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, para pelaku yang berjumlah empat orang menyerahkan seluruh emas seberat 6,8 kg kepada otak pelaku Hendrik Tampubolon.
Kemudian, otak pelaku Hendrik melarikan diri ke daerah Dairi tempat rumah orangtuanya. “Emas tersebut disimpan di atas plafon rumah orangtuanya. Tapi kemudian emas tersebut ditanam di belakang rumah orangtuanya,” bebernya.
“Kita temukan emas itu masih dalam keadaan utuh, belum sempat ada yang dijual pelaku,” tambah Kapolda.
Diketahui, aksi perampokan toko emas terjadi di Pasar Simpang Limun Medan, Kamis (26/8/21). Selain menggasak emas, para pelaku yang menggunakan senjata api menembak seorang juru parkir.(bri/mc)




