24 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ketahuan!! Indra Kenz Beli Tesla Rp 1,5 Miliar Ternyata Cicil ke Rudy Salim

Medancyber.com – Indra Kenz menjadi tersangka kasus penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) aplikasi Binomo yang terancam hukuman selama 20 tahun. Di media sosial, Indra Kenz sering memamerkan gaya hidup mewahnya. Dia belanja mobil-mobil mewah seharga miliaran rupiah dan bilang, “Murah banget!”

Salah satu yang viral adalah ketika Indra Kenz membeli mobil listrik seharga Rp 1,5 miliar pukul 03.00 dini hari. Pada awal tahun 2021 lalu, Indra Kenz viral karena membeli Tesla Model 3 pada pukul 03.00 WIB. Dia bilang membeli Tesla Model 3 karena mengalami insomnia.

“Efek gak bisa tidur, jadi beli Tesla deh jam 3 pagi, belinya dari tokped (ini beneran ya serius),” kata Indra seperti dilihat di akun Instagram @indrakenz, Senin (11/1/2021).

Baca Juga:  Sambangi ISRC, Pelajar SMKS Parulian 3 siap Sebarkan Pesan #cari_aman

Indra pun teringat momen beberapa tahun silam ketika masih hidup dalam kondisi pas-pasan dan hanya bisa membeli mobil jenis low MPV dengan cara mengangsur.

“Jadi keinget mobil pertama gua (Avanza 2007), belinya dengan susah payah bahkan harus nyicil 4 taun. Ehh.. Sekarang beli Tesla 1,5 Miliar langsung Cash, gak pake mikir #murahbanget,” sambungnya.

Ternyata, Indra Kenz tidak benar-benar membeli mobil Tesla Model 3 secara tunai. Dia mencicil mobil tersebut 10-11 kali. Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Prestige Motorcars, Rudy Salim, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (23/3/2022). Diketahui, Indra Kenz membeli mobil Tesla tersebut di showroom Prestige Motorcars yang dikepalai Rudy Salim.

Baca Juga:  Rocky Gerung Viral sebut Presiden Jokowi 'Bajingan Tolol' dan 'Bajingan Pengecut'

“Bukan kredit, bayarnya cicil bertahap sampai hampir Rp 1,5 M,” kata Rudy.

“Bayarnya cicil itu transfer berkala. Sekitar 10-11 kali. Melalui Tokopedia itu dua kali, Rp 100 (juta), Rp 100 (juta). Sisanya ditransfer berkali-kali, Rp 100 (juta), Rp 100 (juta), Rp 50 (juta), Rp 200 (juta), gitu-gitu deh,” ungkap Rudy.

Itu pun, lanjut Rudy, prosesnya lama, tidak langsung jadi. Menurutnya, konten Indra Kenz yang bilang belanja pukul 03.00 langsung dikirim pagi harinya tidak benar.

“Mengenai konten dia yang bilang beli di Tokopedia, jebret, besoknya mobil langsung dikirim, itu dia menggabungkan video.”

Baca Juga:  Direktur BCA: Kita Punya 185 Ribu Nasabah Prioritas dan Solitaire

“Ketika dia belanja, dia rekam screen gitu kan kayak (lagi) belanja (di Tokopedia), lalu mobilnya dikirim sebulan kemudian, nggak langsung, karena mobil Tesla semuanya inden. Nah pas dikirim, dia videoin lagi terus digabungin, seolah-olah habis pesan langsung dikirim. Padahal, selama masa pemesanan itu dia mencicil,” jelas Rudy.(det/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles