Medancyber.com – Walikota Padang Sidimpuan Irsan Efendi Nasution menyambangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Walikota dan rombongan tiba sekitar pukul 09.00 pada Selasa 19 April 2022. Kehadiran Walikota merupakan pertama kalinya di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Padang Sidempuan.
Walikota membuka kegiatan webinar bagi Tenaga Pendidik SMA, SMK, dan SLB wilayah kerja UPT Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabang Padang Sidempuan.
“Pak Wali hadir ke Kantor kita, sebagai Key Note Speaker membuka kegiatan Webinar,” jelas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Sidimpuan Dr Sanco Simanullang ST., MT., IPM., ASEAN Eng lewat keterangan tertulis, Sabtu (23/04/2022).
Sambutan hangat BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidempuan dan juga antusiasme para peserta webinar, membuat Walikota betah selama tiga jam lebih mengikuti kegiatan .
Walikota Padangsidempuan Irsan Efendi Nasution, S.H, menegaskan, perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Wilayah Pemerintah Kota Padangsidempuan telah terimplementasi.
Saat ini lebih kurang sebanyak 3.000 Non ASN termasuk Guru-Guru Honor di Wilayah Kota Padangsidimpuan mulai dari tingkat TK, SD dan SMP telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan telah dianggarkan bahkan sudah dibayarkan iurannya sampai dengan Desember 2022, dibayarkan langsung 1 tahun.
Kendati bertahap, Pemerintah Kota Padangsidimpuan juga akan mendaftarkan sekitar 5.000 Pekerja khususnya Pekerja Rentan. Pemerintah Kota Padangsidimpuan kata Irsan, juga memiliki wacana bagaimana semua masyarakat pekerja dengan usia kerja 17-65 Tahun, seluruhnya segera terdaftar.
“Jika kita memiliki Anggaran yang memadai, akan kita daftarkan secara menyeluruh, iuran ditanggung Pemko,” sebut Irsan.
Walikota mengaku, kenapa pihaknya getol menyuarakan program BPJS Ketenagakerjaan, lantaran dinilai sangat penting dan berpengaruh terhadap kesejahteraan warga .
“Kendati Iurannya sangat murah, hanya Rp. 16.800. Bahkan lebih murah dari sebungkus rokok, namun manfaat jaminan kematian Rp 42 juta plus beasiswa bagi 2 anak total sebesar Rp 174 juta,” tukas Irsan.
Barangkali dalam agama apapun, imbuh Irsan kematian itu adalah sebuah kepastian, dan semua itu merupakan Rahasia Ilahi.
“Kehidupan orang yang telah ditinggalkan terus berlanjut, Jamsostek hadir untuk membantu kita semua sebagai ahli waris, apabila hal itu terjadi pada keluarga kita,” katanya.
Sedangkan secara ekonomi, manfaat program Jamsostek guna menghindari timbulnya potensi masyarakat miskin baru.
“Apalagi tulang punggung meninggal dunia, maka keuangan keluarga yang ditinggalkan akan semakin terbebani tanpa perlindungan jaminan sosial,” tukas Irsan.
Belum lagi adanya manfaat beasiswa dari SD hingga Kuliah bagi 2 orang anak yang ditinggal, tentu bermanfaat bagi pendidikan kedepannya.
“Saya Apresiasi Bapak Sanco Simanullang selaku Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan dan staf, atas gerakan Jamsostek di wilayah Ini, kita akan dukung sepenuhnya,” tutup Irsan.
Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabdisdik Padangsidimpuan Albenny Hevi Damanik, S.P., M.M, menyambut baik kegiatan tersebut dan akan terus memantau pendaftaran para guru, termasuk siswa magang.
“Kita akan kawal dan tindaklanjut pendaftaran, hingga semua guru terima kartu. Kita akan evaluasi secara periodik,” katanya.
Damanik mengajak semua peserta Kepala Sekolah, Guru-Guru khususnya Tingkat SMA, SMK dan SLB untuk segera menjadi Peserta.
3 ahli waris terima santinan masing masing Rp 42 juta
Kegiatan dirangkai dengan pemberian Santunan Kematian secara Simbolis kepada 3 Ahli Waris meninggal dunia.
Tidak banyak kata terucap dari mulut para ahli waris.
Nurhamidah Siregar sebagai Ahli Waris dari Alm. Aswin Azhary Lumban Tobing, Pekerja di Agincourt, Tinawati Harahap sebagai Ahli Waris Alm. Rahmaini Pakpahan, Pekerja di Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan dan Mutiara Pertiwi sebagai Ahli Waris dari Alm. Hasrul Akbar Siregar, Pekerja di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padangsidimpuan.
Diwarnai isak tangis, para ahli waris menerima santunan, memecah suasana hening jadi haru biru.
Dengan nada terbata, para keluarga mengucapkan terimakasih saat menerima santunan kematian Rp 42 juta.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Sidimpuan Dr. Sanco Simanullang, ST., MT., IPM., ASEAN Eng menyampaikan terimakasih kepada Walikota Sidimpuan dan jajaran, serta Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabdisdik Padangsidimpuan dan jajaran, atas kesuksesan kegiatan.
Sebagaimana keterangan Jamsostek Sidempuan, hari ini, pada kegiatan yang dimoderatori Yuswiriadi, hadir juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Padangsidimpuan, Drs. Risman Kholik Harahap, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, H. Muhammad Luthfi Siregar, S.H., M.M, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padangsidimpuan, Islahuddin Nasution, S.Sos, Pengawas SMA Kota Padangsidimpuan, Drs. Zainal Abidin, Kepala Bidang Kepesertaan, Yuliandi Sahputra, Perwakilan Kepala Sekolah Kota Padangsidimpuan.
Sementara pada luring hadir seluruh Tenaga Pendidik (Guru Honorer) SMA, SMK, dan SLB di Lingkungan UPT Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabang Dinas Pendidikan Padangsidimpuan, para pegawai BPJS Ketenagakerjaan pada operasional 12 kabupaten kota.(bri/mc)



