32 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ditemukan di Pabrik Sabu, Ular Piton Nge Fly Hingga Harus Direhabilitasi

Medancyber.com – Seekor ular piton di Lembaga Pemasyarakatan John Morony, New South Wales (NSW), Australia diketahui kecanduan sabu. Ular tersebut ‘ngefly’ dan menjadi lebih agresif karena kecanduan narkoba jenis methamphetamine tersebut.

Menurut petugas LP Ian Mithcell, ular hutan tersebut disita dalam penggerebekan polisi di sebuah pabrik sabu-sabu. Di tempat itu, kata Mitchell, ular ini telah menyerap narkoba melalui kulitnya.

“Butuh waktu untuk menghilangkan pengaruh obat pada ular tersebut. Dengan bantuan kami, kami berhasil menenangkannya setelah beberapa bulan, dan mengembalikan rutinitas pola makannya,” kata Mitchell, dilansir dari Instagram @hallofact, Senin, 7 Februari 2022.

Baca Juga:  Dewan Minta Pemko Medan Gratiskan PBB

Pusat perawatan satwa di penjara tersebut memiliki sekitar 250 ekor hewan termasuk kura-kura, walabi, posum, kookaburra, emu, kakatua, dan wombat.

Hewan-hewan yang terlibat dengan kasus pengadilan dimasukkan ke kotak begitu proses selesai dan menjalani rehabilitasi untuk ditampung di kelompok penyayang binatang atau pemilik yang memiliki izin.

Pusat perawatan ini juga menerima sejumlah hewan yang terluka dari pihak terkait termasuk dari lembaga perlindungan satwa RSPCA.

“Selain reptil yang terkait dengan kasus pidana, kami juga merehabilitasi ular berbisa seperti ular cokelat dan perut merah yang mungkin ditemukan di halaman atau di pinggir jalan,” kata Mitchell.

Baca Juga:  Rusia Diguncang Kudeta, Putin Berisiko Kehilangan Kekuasaan dalam 24 Jam

Salah satunya adalah ular piton yang disita dari lokasi penggerebekan pabrik sabu. Selama dipelihara oleh pelaku, ular tersebut telah menyerap narkoba melalui kulitnya.

Jelas menghilangkan pengaruh sabu pada tubuh ular tersebut tak mudah. Sebab, selama tujuh bulan di pabrik sabu, ular ini terus menerus menyerap uap sabu hampir tiap hari.

Para petugas lapas bahkan sampai memerlukan waktu enam minggu untuk mendetoksifikasi ular ini di pusat perawatan satwa liar penjara tersebut.

Selama enam minggu itu, ular tersebut kerap kebingungan akibat ‘ngefly’. Kecanduan sabu membuat ular ini juga jadi bersikap tidak menentu dan lebih agresif dari biasanya.

Baca Juga:  Pemkab Asahan Usulkan 1.011 PNS Ikuti Rekapitulasi Kenaikan Pangkat

Setelah berhasil mendetoksifikasi ular tersebut dari pengaruh sabu, para petugas bisa menormalkan kembali dan membuat pola makannya seperti sedia kala.

Kejadian ini mengundang ragam komentar dari warganet. Banyak dari mereka melontarkan candaan karena ular piton ini kecanduan sabu.(bri/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles