24 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Minta Perlindungan Jokowi, Pengacara Bharada E Mengaku Dapat Ancaman

Medancyber.com – Dua pengacara Bharada E meminta perlindungan kepada Presiden Joko Widodo. Pasalnya, mereka mengaku mendapat ancaman dari orang tak dikenal selama mendampingi kliennya di kasus kematian Brigadir J.

Begitu disampaikan salah satu pengacara Bharada E, Deolipa Yumara. Dia juga mengaku tahu pihak yang mengancamnya, tetapi hal tersebut dianggapnya biasa.

Namun, ia tetap akan meminta perlindungan kepada Presiden Joko Widodo jika terjadi sesuatu terhadap dirinya.

“Saya tahu dong tahu [pelakunya], makanya kita perlindungan ke Pak Jokowi kalau ada apa-apa,” kata Deolipa.

Baca Juga:  Honda x Fun With Medan Suguhkan Pesona New Honda Vario Evo 160

Deolipa merupakan pengacara baru Bharada E yang ditunjuk Bareskrim Polri usai pengacara sebelumnya, Andreas Nahot Silitonga mengundurkan diri.

Deolipa kini mendampingi Bharada E bersama rekannya Muhammad Burhanuddin. Ada sejumlah fakta baru yang mereka ungkap di balik kasus kematian Brigadir J.

Misalnya ketika Deolipa menyebut tidak ada baku tembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Dia juga mengatakan Bharada E diperintah atasan untuk menembak.

Deolipa juga mengungkap bahwa tidak ada saksi pelecehan seksual terhadap Putri saat kejadia.

“Betul dia [Bharada E] tidak tau. Dia tidak tau,” katanya.(cnni/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles