30 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Anggota DPRD Sumut Demo Tunggal di Polda, Tuding ‘Drama Busuk’ Penggrebekan Narkoba

Medancyber.com – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Zainuddin Purba, menggelar aksi tunggal di depan Mapolda Sumut. Ia menyuarakan soal maraknya peredaran narkoba di Sumut, khususnya pinggiran Kota Binjai, Langkat dan Deli Serdang.

Politisi Partai Golkar itu datang dengan membawa satu mobil komando yang dilengkapi pengeras suara, Jumat (12/8/2022). Dia kemudian berorasi.

Dia mengatakan, sejak Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak menjabat, ia telah menyampaikan soal peredaran narkoba masif terjadi di beberapa daerah.

Bahkan, diakuinya sudah pernah menyurati Kapolda Sumut sebanyak lima kali. Akan tetapi, informasi itu tidak ditindak lanjuti dengan baik. Justru yang terjadi adalah drama busuk di balik penggerebekan narkoba.

Baca Juga:  Wali Kota Medan Hadiri Peringatan Satu Dasawarsa RSU Royal Prima

“Karena, penggerebekan dilakukan tapi lokasi sudah kosong. Ketika pulang aparat, masuk lagi mereka. Kan drama busuk itu,” kata Zainuddin.

Ia pun mencontohkan lokasi peredaran narkoba yang sangat masif terjadi di daerah Tanjung Pamah, Nomo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Lokasi itu dekat dari rumahnya. Dikatakan, ada tiga diskotek ilegal yang beroperasi dan delapan barak tempat menjual narkoba. Lokasi itu sudah berlangsung selama empat tahun.

Dia mengatakan, diskotik yang dimaksud Sky Garden, Cafe Dulu Indah, dan Champion. Sepengetahuannya, sampai saat ini diskotik itu tetap aktif. Karena beberapa tetangganya ada bekerja di sana.

Baca Juga:  Tokoh Pendidikan Sumut Apresiasi Kejari Medan Ungkap Korupsi Dana BOS di SMAN 8

“Itu pusat jaringan narkoba. Transaksi paling sedikit dua kilo gram sabu-sabu,” bebernya.

Ia pun mengkritik kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Valentino. Dikarenakan tiga diskotik itu sempat disegel. Namun kembali dibuka paksa oleh pengusaha dan tidak ada tindakan serius dari polisi.

Dia juga merasa kesal karena sudah lebih dari lima kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) coba diinisiasi pihaknya terkait dengan peredaran narkoba. Tapi Polda Sumut selalu mangkir atau tidak hadir.

Oleh karena itu, aksinya kali ini dilakukan. Ia mengatakan akan menunggu sampai Rabu depan terkait respon dari Kapolda Sumut. Bila tidak akan, dia akan kembali menggelar aksi serupa.

Baca Juga:  Ibu Kandung Tega Jual Bayi Rp 20 Juta, 4 Wanita Ditangkap

“Apabila tidak direspon juga, saya akan unjuk rasa di Mabes Polri. Untuk menyampaikan ke Kapolri,” tutupnya.(bes/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles