Medancyber.com – Dengan mengalahkan tim besar Spanyol, Maroko telah mencetak sejarah untuk pertama kali mencapai delapan besar Piala Dunia Qatar 2022. Dan di babak perempat final, Singa Atlas ini siap menghadapi Portugal. Sedangkan Portugal sendiri tampil gemilang meski di awal tanpa sang megabintang, Ronaldo.
Maroko memulai pertandingan perdana menghadapi Kroasia di Piala Dunia 2022 menggunakan skema formasi 4-2-3-1. Namun, belakangan pelatih Maroko, Walid Regragui lebih akrab menggunakan formasi 4-3-3 dengan rotasi beberapa pemain di tengah.
Menghadapi Portugal di babak perempat final, Walid Regragui diprediksi akan menurunkan komposisi terbaiknya saat ini. Formasi dan susunan pemain yang turun sejak menit pertama tidak akan jauh berbeda seperti yang tampil melawan Spanyol di babak 16 besar.
Sayangnya, Maroko hampir pasti kehilangan bek tengah andalannya Nayef Aguerd yang mengalami cedera saat melawan Spanyol. Pemain lain dikabarkan tidak ada yang absen karena akumulasi kartu kuning atau cedera parah.
Walid Regragui yang mengandalkan permainan bertahan dan serangan balik, diprediksi tidak akan merubah banyak pola permainan saat menghadapi Portugal. Bisa jadi, Walid juga kembali menahan Portugal di waktu normal da membawa ke adu penalti.
Sementara Portugal menang telak 6-1 atas Swiss untuk maju ke perempat final Piala Dunia Qatar 2022. Dalam laga yang berlangsung Rabu (7/12) dini hari WIB itu, Goncalo Ramos menjadi starter Portugal menggantikan Cristiano Ronaldo. Ramos kemudian mencetak hattrick pertama yang tercipta di Qatar 2022.
Portugal akan menghadapi Maroko di perempat final. Portugal mengalahkan Swiss dalam penampilan yang sama mengesankannya dengan kemenangan Brasil atas Korea Selatan 24 jam sebelumnya. Secara mengejutkan, pemain depan Benfica berusia 21 tahun, Ramos, menggantikan Ronaldo di starting line-up di Stadion Lusail.
Ronaldo, satu-satunya pemain yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia, dipinggirkan ke bangku cadangan. Keputusan itu diambil pelatih Fernando Santos karena kesal atas respons Ronaldo yang marah saat diganti dalam pertandingan terakhir Portugal di babak grup.
Tanpa Ronaldo, Portugal lebih solid dan tidak menemui kesulitan. Ramos tidak hanya mengumumkan dirinya kepada dunia dengan hattrick-nya, tapi juga memberikan assist untuk Raphael Guerreiro untuk mencetak gol. Bek veteran, Pepe, juga menjaringkan bola.
Ronaldo akhirnya masuk di menit ke-74 untuk mendapat sorakan dari fans Portugal dan segera memasukkan bola ke gawang, tetapi dianulir karena offside. Rafael Leao, pemain muda Portugal lainnya, kemudian menyelesaikan kemenangan dengan gol terbaik dalam laga itu. Tembakan melengkungnya membuat kiper Swiss, Yann Sommer, terpaku di tempat pada menit akhir babak kedua.(bes/js)



