32 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rochi Pasaribu Minta Presiden Angkat Pj Gubernur Sumut dari Pejabat Pusat, Ini Katanya

Medancyber.com – Wakil Ketua DPD (PSI) Deli Serdang Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara Rochi Pasaribu yang juga Caleg DPRD Deli Serdang, menyampaikan permohonan terbuka kepada Presiden Jokowi, agar menunjuk pejabat pemerintah pusat sebagai Pj. Gubernur Sumut untuk menggantikan Edy Rahmayadi yang masa jabatannya berakhir 5 November 2023.

“Ya, kami atas nama PSI Sumut, memohon kepada pemerintah pusat melalui Pak Jokowi, agar sebaiknya Pj.Gubsu diisi oleh orang berasal dari pejabat pusat di luar propinsi Sumut. Permohonan ini didasari oleh kondisi Sumut yang selama kepemimpinan Edy Rahmayadi sebagai Gubsu, mengalami stagnasi pembangunan. Bahkan, dalam menghadapi tahun politik baik pemilu maupun Pilkada, jika Pj.Gubsu berasal dari Sumut dikhawatirkan tidak bisa netral dan dapat diintervensi oleh Gubernur yang lama, atau oknum lainnya,” Ujar Adik Masinton Pasaribu ini kepada wartawan, Selasa (18/7/2023).

Baca Juga:  Paspampres Larang Wartawan Wawancara Jokowi

Permohonan terbuka Tokoh Pemuda Sumut ini juga turut menjadi satu pendapat berbeda dari banyaknya berita serta kabar gonjang ganjing selama ini tentang isu bahwa bakal calon nama-nama Pj Gubsu adalah Rektor USU Muryanto Amin, atau Sekda Provinsi Sumut Arif Nugroho. Bahkan, sampai nama Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putera, disebut-disebut namanya.

“Baik Rektor USU maupun Sekda ProVsu, juga mantan Kapoldasu, ketiganya berasal dari Sumut. Jadi kami pikir belum memenuhi aspek netralitas saat nanti kita akan memasuki tahun politik. Selain itu, kami juga mengingatkan sebaiknya isu ini jangan di jadikan konsumsi publik mengingat kewenangan penunjukkan Pj.Gubsu berada di bawah perintah presiden melalui mendagri,” ujar politisi mudah ini.

Baca Juga:  Pelaku Pencabulan Bayi 1,5 Tahun Dijebloskan ke Sel Tahanan

Mengingatkan

Lebih lanjut Rochi mengatakan, Sumatera Utara butuh penyegaran yang akan dibawa oleh pihak eksternal di luar provsu yang lebih bisa jernih memandang persoalan Sumut kedepannya. Karena jika Pj Gubsu berasal dari Sumut, dikhawatirkan masih ada campur tangan Gubernur Sumut Demisioner dalam pemerintahan Sumut.

“Sumut sudah butuh sentuhan baru dalam masa jeda pemerintahan menuju Pemilihan Kepala Daerah di November 2024 nanti,“ tukas Rochi Pasaribu.

Persyaratan Pj Gubsu itu sendiri sudah diatur dalam UU No 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU No 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi UU.

Baca Juga:  ADV Explore 360 Degrees North Sumatera: Kembali Telusuri Keindahan Alam Sumatera Utara

Persyaratan untuk Pj Gubsu sendiri sebenarnya sama dengan persyaratan Pj gubernur lain. Hal itu tertuang pada Pasal 201 Ayat 10.

Berikut jabatan pimpinan tinggi madya berdasarkan UU No 5 Tahun 2014, yakni Sekretaris jenderal kementerian, sekretaris kementerian, sekretaris utama, sekretaris jenderal kesekretariatan lembaga negara, sekretaris jenderal lembaga nonstruktural, direktur jenderal, deputi, inspektur jenderal, inspektur utama, kepala badan, staf ahli menteri, Kepala Sekretariat Presiden, Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Sekretaris Militer Presiden, Kepala Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden, sekretaris daerah provinsi, dan jabatan lain yang setara.ujuarnya di Jakarta.(wik/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles