32 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemko Medan Butuh Rp560 Miliar Renovasi Stadion Teladan Berstandar FIFA dan AFC

Medancyber.com – Proses revitalisasi Stadion Teladan Medan saat ini tengah memasuki tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED).

Renovasi stadion kebanggaan warga Kota Medan yang dibangun tahun 1952 dan dioperasikan tahun 1953 itu membutuhkan anggaran sebesar Rp560 miliar.

“Stadion Teladan kini tahap finalisasi DED nya. Kita akan melaksanakan asistensi ke Tim Ahli Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) untuk lebih melengkapi DED yang telah dipersiapkan,” kata Kadis Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Endar Sutan Lubis, Selasa (18/7).

Berdasarkan DED yang telah dipersiapkan, jelas Endar, dibutuhkan biaya sebesar Rp560 miliar untuk merenovasi Stadion Teladan. Katanya, revitalisasi tidak hanya stadion saja, tapi juga kawasan di sekitar stadion. Terkait anggaran tersebut, telah dilakukan pembicaraan dengan Kementerian PUPR.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas SDM, Pemko Terapkan Merit System

“Kemungkinan Kementerian PUPR menampung anggaran Rp300 miliar, sisanya nanti akan ditampung di APBD Kota Medan. Kita akan melakukan efisiensi terhadap anggaran tersebut dan dalam tahap pembahasan. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, DED ini bisa kita finalisasi. Insya Allah, tahun ini revitalisasi Stadion Teladan dapat direalisasikan pelaksanaannya,” harapnya.

Lebih lanjut Endar memaparkan konsep revitalisasi atas stadion yang pernah digunakan untuk menggelar PON III tahun 1953 tersebut.

Sebagai bangunan yang masuk dalam potensi untuk ditetapkan sebagai cagar budaya karena telah berusia lebih dari 50 tahun, maka revitalisasi yang dilakukan nanti akan melibatkan tenaga ahli cagar budaya untuk mendesain sehingga nilai-nilai cagar budaya Stadion Teladan tidak hilang.

Baca Juga:  Ini Pesan Kajari Medan Fajar Syah Putra Saat Melantik Kasi Datun dan Kasi PAPBB Baru

“Salah satu contohnya, menara yang ada di Stadion Teladan tetap ada dan bangunan lama bagian depan diupayakan semaksimal mungkin dipertahankan, kecuali bagian dalam guna dilakukan inovasi sehingga ruangan yang ada lebih efisien penggunaannya. Kita menggunakan desain modern yang dikombinasikan dengan bangunan lama,” jelasnya.

Endar menambahkan, perencanaan revitalisasi Stadion Teladan memenuhi standar FIFA dan AFC. Oleh karenanya, Stadion Teladan nantinya bisa menggelar pertandingan standar FIFA, terkecuali pertandingan final tidak dapat dilakukan.

Sebab, berdasarkan standar FIFA, stadion yang bisa menggelar pertandingan final FIFA harus memiliki daya tampung melebihi 30.000 penonton. Sedangkan Stadion Teladan hanya memiliki daya tampung 20.000 penonton. “Kalau pertandingan standar AFC, Stadion Teladan bisa, termasuk sebagai tuan rumah,” paparnya.

Baca Juga:  Pemko Terus Berikan Perhatian kepada Nelayan Tradisional

Berkaca dari kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang beberapa waktu lalu, Endar menyebut telah melakukan semaksimal mungkin untuk safety para penonton.

“Insya Allah semua sudah memenuhi standar. Untuk jalur evakuasi, 15 menit penonton sudah bisa keluar stadion karena pintunya banyak,” pungkasnya.(wol/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles