Medancyber.com – Oknum Kepala Dinas di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berinisial S menunjukkan sikap arogan dan dinilai kurang beretika. Pasalnya, insiden tidak terpuji itu terjadi Kamis, sekira pukul 09.00 WIB di kantor dinas tersebut.
Saat itu korban ingin mendaftarkan Organisasi Masyarakat (Ormas) ke dinas terkait, persyaratan sudah dilengkapi untuk kelengkapan berkas.
Ketua DPD Pujakesuma Wanita Labura mendatangi kantor itu untuk menyerahkan berkasnya kembali. Saat itu Kadis tersebut bertemu korban. Saat dihampiri korban, oknum Kadis dan korban sempat terlibat perdebatan, hingga korban menarik baju oknum Kadis.
Tanpa basa basi (Kadis) memukul bagian mata korban dan menarik bagian tangan korban. Akibat pukulan tangan menghayun ke mata korban bagian sebelah kiri, korban terhuyung dan limbung akibat serangan pukulan pelaku.
Sebelumnya pelaku pernah diejek oknum sewaktu melengkapi berkas di kantor dinas tersebut dengan mengatakan kepada korban kata-kata kasar “bahwa Pujakesuma itu ilegal, dan Dedi Iskandar sombong,” terang korban, Sunarsih.
Sementara, Sunarsih yang menjadi korban aksi arogan oknum Kepala Dinas merasa kaget. Tiba-tiba oknum Kepala Dinas bersikap arogan yang tak lain adalah adik kandung sendiri, bisa tega membogem kakak kandung sendiri.
Kemudian korban dan Kadis dilerai pegawai kantor, selanjutnya pegawai kantor menelepon Polsek Kualuh Hulu untuk mengamankan korban untuk dibawa ke Mapolsek Kualuh Hulu.
Hingga berita ini dimuat, Kadis tersebut saat dikonfirmasi via WhatsApp oleh awak media pada Kamis (9/8) tidak memberikan jawaban.(wo/mc)



