25 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sepekan Dua Kali Kunjungi Sumut, Pengamat Politik: Presiden Jokowi Sedang Mapping untuk 2024

Medancyber.com – Presiden Joko Widodo dalam waktu seminggu, dua mengunjungi Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kunjungannya ke Sumut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu melakukan sejumlah agenda, mulai blusukan ke pasar, membuka kegiatan organisasi kepemudaan hingga meresmikan sarana publik.

Terakhir Jokowi mengunjungi Kota Binjai pada Jumat (25/8/2023). Usai kunjungan kerja di Afrika, Jokowi langsung bertolak ke Binjai.

Di sana presiden blusukan ke Pasar Brahrang, sambil menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) dan sembako kepada para pedagang.

Setelahnya, dia meresmikan sistem pengelolaan air minum (SPAM) Mebidang dan jembatan Aek Tano Ponggol.

Baca Juga:  Kabiro PBJ Mulyono Ditunjuk Jadi Plt Kadis PUPR Sumut Usai Pengunduran Diri Marlindo Disetujui

Jelang tengah hari, Jokowi bertolak ke Deliserdang untuk Salat Jumat di Masjid Al Musannif yang saat bersamaan sedang berlangsung pengajian akbar.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, blusukan Presiden Jokowi di akhir akhir masa jabatannya dipandang sebagai cara mempertahankan legasinya.

“Jokowi sepertinya ingin mempertebal legasi politiknya sebagai presiden yang hoby blusukan bertemu rakyat di bawah. Karena tak semua presiden blusukan, baru Jokowi yang melakukan ini. Itu artinya, yang paling diingat Jokowi salah satunya blusukan,” kata Adi kepada Tribun Medan, Sabtu (26/8/2023).

Baca Juga:  Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Sabu di Jalan Pamah Delitua

Selain itu, sebutnya, Jokowi ingin merawat kepuasan masyarakat terhadap dirinya. Dengan menemui masyarakat bawah, Jokowi dapat mengetahui persaolan masyarakat di akar rumput.

“Kedua, pastinya ada kaitannya dengan politik. Terutama soal bagaimana Jokowi ingin merawat kepuasan publik terhadap dirinya salah satunya dengan blusukan. Ini penting dilakukan di akhir masa jabatan Jokowi. Minimal Jokowi mau menyerap persoalan yang terjadi di bawah,” lanjut dia.

Dengan semakin dekatnya Pemilu 2024 blusukan Jokowi, sebut Adi, juga ada kaitannya dengan pemetaan politik.

Baca juga: Antusiasme Pegadang di Pasar Brahrang Binjai Sambut Jokowi: Presiden Pertama yang Berkunjung di Sini

Baca Juga:  Belum Selesai Hukuman, Kena Lagi! Alex Noerdin Tersangka Lagi Kasus Ketiga – Total Kerugian Capai Rp600 M Lebih!

Menurut Adi, Jokowi ingin memetakan kekuatan politik jelang pemilihan tahun depan.

“Ketiga, mungkin juga ada kaitannya dengan politik elektoral 2024. Jokowi pastinya mapping soal kekuatan politik jelang pemilu,” tutup dia.(tri/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles