Medancyber.com – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPT Medan berikan bantuan alat bantu dengar kepada anak penyandang tuna rungu di Medan. Amirah Syahira yang saat ini masih duduk di bangku kelas V SD Islam Desa Besar, Medan ini telah yang mengalami gangguan pendengaran sejak tahun 2019 dan belum pernah mendapatkan pengobatan yang layak.
Orang tua Amirah Syahira, Ayu Brutu, menceritakan asal mula Amirah mengalami sakit telinga berair pada saat usianya 3 tahun. Karena keterbatasan biaya dan belum memiliki jaminan kesehatan, maka Amirah hanya diberikan pengobatan semampunya. Seiring pertumbuhan Amirah, terlihat gejala-gejala yang menunjukkan bahwa Amirah mengalami gangguan pendengaran. Dimana pada tahun 2019 Amirah divonis mengalami gangguan pendengaran sehingga hanya dapat mendengar sekitar 20% dari pendengaran normalnya.
Dokter menyarankan menggunakan alat bantu dengar untuk membantu Amirah dalam berkegiatan sehari-hari. Minimnya ekonomi membuat Ayu gundah karena penghasilannya yang tak seberapa sebagai pedagang es. Empat tahun telah berlalu, Ayu masih belum bisa mengumpulkan cukup uang untuk membeli alat bantu dengar tersebut.
Ketua YBM PLN UPT Medan, Yusuf, bersama Manager PLN UPT Medan, Syafrizal, melakukan penyerahan bantuan langsung kepada Amirah. Pada saat penyerahan Amirah dan keluarga menyatakan rasa terima kasihnya atas bantuan YBM PLN dimana Amirah saat ini telah bisa mendegar dengar jelas layaknya anak-anak seusianya.
Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk Amirah dalam berkegiatan sehari-hari dan juga di sekolah. Semoga menjadi motivasi untuk semakin semangat belajar dan giat mengejar cita-cita,” ungkap Syafrizal. (Rsi/Mc)



