25 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Respon Keluhan Warga, Anggota DPRD Medan Lailatul Badri Sidak PT Jaya Baru Mandiri

Medancyber.com – Anggota DPRD Komisi 4 DPRD Kota Medan, Lailatul Badri melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke PT Jaya Baru Mandiri di Jalan Ampera 2, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Senin (21/4/2025).

Sidak dilakukan usai menerima keluhan warga sekitar bengkel soal kebisingan dan udara dari bengkel tersebut.

“Jadi perlu diketahui secara bersama sidak yang kita lakukan ini setelah menerima pengaduan warga ditanggal 20 April 2024 yang menemui saya secara langsung.Dimana, warga merasa sangat tergangu atas keberadaan PT Jaya Baru Mandiri karena kebisingan mesin dan juga asap dari bengkel,” kata Lailatul Badri yang saat itu turut didampingi Lurah Glugur Darat II, Ahmad Fadhil Siregar, Babinsa dan Kepala Lingkungan 1 Sumarni.

Baca Juga:  Kepling Petisah Hulu Diringkus Satnarkoba Polrestabes Medan

Di hadapan Lailatul Badri, warga mengeluhkan kebisingan mesin -mesin milik PT Jaya Baru Mandiri .

“Kami kadang-kadang tergangu suara bisingnya mesin- mesin dari bengkel ini saat akan beristirahat dimalam hari karena bengkel ini terus bekerja sampai malam hari.Belum lagi asap yang dikeluarkan,” keluh Mika, salah seorang warga di sekitar.

Gegara iti, kata Mika, dirinya yang hamil harus meninggalkan rumah karena takut akan kondisi kandungan.

“Jadi masalah ini sudah bertahun-tahun kami keluhkan, tapi tidak ada yang peduli.Bengkel ini berdiri di pemukiman padat penduduk, ketika saya hamil tahun 2008 saya tinggalkan rumah menumpang tempat keluarga karena selain kebisigan suara mesin juga selalu dari atas mengepul asap hitam enth apa dibakar,” keluhnya.

Baca Juga:  Kompol Yayang Komandan Polnabe Reborn adalah Teladan

Lailatul Badri yang hadir di lokasi saat itu menemui Supardi Tanoto, pemilik perusahaan, yang tidak membantah soal adanya kebisingan mesin milik perusahaannya.

“Hanya sekali-sekali saja itu, tidak tiap hari. Dan ini hanya bengkel bubut biasa saja,” aku Supardi.

“Kita sangat menyayangkan atas permasalahan karena sudah berlangsung cukup lama. Apalagi bengkel atau perusahaan ini berdiri di area pemakaman padat penduduk, dan perusahaan terkesan abai dan tak peduli,” kata wanita yang akrab disapa Lela ini.

Ia pun saat itu meminta perusahaan untuk menunjukan surat izin milik PT Jaya Baru Mandiri, dan ternyata banyak yang tidak sesuai.

Baca Juga:  Pimpin Apel Penertiban APK, Bobby Nasution Ajak Tingkatkan Koordinasi Agar Pemilu 2024 berjalan Aman dan Kondusif

Dikatakan, Supardi Tanoto dirinya tidak mengetahui izin-izin yang dikeluarkan karena perusahaan hanya bengkel.

“Walau pun tidak mengetahui izin sebaiknya sebagai pemilik perusahaan peduli kepada warga sekitar karena yang nama pabrik tidak boleh ada dipemukiman padat penduduk.Dan saya minta dalam seminggu persoalan ini diselesaikan yang dimediasi oleh Lurah,” kata Lela yang secara tegas mengatakan bila tidak menemui solusi akan membuat agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Medan.

Sementara Lurah Glugur Darat II, Ahmad Fadhil Siregar mengatakan, akan segera melakukan pertemuan.

“Kita akan jadwal pertemuan warga dengan pemilik perusahaan agar warga tidak lagi tergangu. Jadi, akan dicari solusi bersama,” ucapnya.(bdh/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles