Medancyber.com – Drama penegakan hukum terhadap Topan Obaja Putra Ginting, eks Kadis PUPR Sumut yang dikenal sebagai ‘anak maen’ Gubernur Sumut Bobby Nasution, makin panas! Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengobrak-abrik rumah mewah Topan di Kompleks Elite Royal Sumatera, Rabu (2/7/2025), selama lebih dari 7 jam penuh ketegangan!
Penggeledahan dimulai sejak pukul 09.30 WIB dan baru rampung sekitar 16.40 WIB. Wartawan dan warga sekitar dibuat terbelalak ketika tim KPK keluar dari rumah bak istana itu sambil menggiring 3 koper besar, 2 kardus, dan 1 tas tenteng.
Koper yang dibawa terdiri dari warna biru muda, donker, dan hitam. Dua kardus besar dan tas biru pun ikut diboyong masuk ke mobil.
Semua barang itu diduga berisi dokumen penting dan barang bukti dalam mega kasus suap proyek jalan senilai Rp231,8 miliar!
Kawasan Royal Sumatera yang biasanya tenang, hari itu berubah jadi tontonan warga dan awak media. Beberapa warga terdengar berbisik, “Itu rumah yang katanya bukan milik dia ya? Tapi kok digeledah?”
Topan sebelumnya membantah memiliki rumah ini, tetapi penggeledahan ini seakan membantah sanggahan tersebut secara telak. Tak pelak, publik mulai bertanya-tanya: ada berapa banyak lagi ‘aset diam-diam’ milik para pejabat?
“Bukan rumah saya katanya? Tapi KPK malah geledah sampai 7 jam dan bawa koper? Kalau bukan punya dia, siapa yang salah naruh barang bukti di sana? komentar netizen yang langsung viral.(bdh/mc)



