25 C
Medan
Wednesday, 16 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Konflik Timur Tengah, Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen IRGC Iran

Medancyber.com – Kepala organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Senin (6/4/2026).

Menurut pernyataan resmi IRGC seperti dilansir Reuters, Majid Khademi yang menjadi tokoh kunci terbaru, tewas akibat serangan udara AS dan Israel. Dia telah memimpin inteijen IRGC sejak 2025, setelah serangan udara Israel menewaskan pendahulunya.

Majid Khademi menghabiskan puluhan tahun dalam peran intelijen dan kontra-spionase, sambil meniti karier di aparat keamanan Iran.

Sebelum pengangkatannya, Khademi memimpin Organisasi Perlindungan Intelijen Garda Revolusi, yang bertugas melakukan pengawasan internal dan kontra-intelijen, dan memegang peran senior di Kementerian Pertahanan Iran.

Baca Juga:  Korban Terus Berjatuhan, 770 Orang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Organisasi intelijen IRGC sendiri merupakan salah satu badan keamanan Iran yang paling kuat, dengan peran sentral dalam pengawasan domestik untuk melawan pengaruh asing. Organisasi ini sering beroperasi paralel dengan kementerian intelijen sipil.

Pada 2025 lalu, serangan Israel juga telah menewaskan kepala intelijen IRGC Iran Mohammad Kazemi. Selain Kazemi, serangan tersebut juga menewaskan dua perwira tinggi intelijen IRGC lainnya.

“Tiga jenderal intelijen yakni Mohammed Kazemi, Hassan Mohaghegh, dan Mohseb Bagheri dibunuh dan gugur sebagai martir,” demikian pernyataan IRGC yang dikutip AFP.

Baca Juga:  Situasi di Gaza Mengerikan: Anak-Anak tak Berdosa Kembali Dibom

Kematian petinggi intelijen IRGC itu juga diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam wawancaranya dengan media Amerika Serikat Fox News.(cnni/js)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles