32 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Napi Meninggal Dunia Diduga Dianiaya, Pihak Keluarga Buat Laporan ke Polres Blora

Medancyber.com – Blora

Seorang napi titipan yang terjerat kasus penebangan pohon di hutan negara meninggal dunia. Kuat dugaan napi yang bernama Sutono alias Barongan tersebut dianiaya. Tak rela, pihak keluarga pun buat laporan ke Polres Blora, Selasa (27/7/2021).

Direktur LBH Kinasih Cepu, Agus Susanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pendampingan kepada keluarga Sutono ke Polres Blora atas dugaan pemerasan dan penganiyaan selama di tahanan. Menurutnya, Sutono yang tinggal di Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora, merupakan tahanan titipan PN Blora.

Agus juga mengatakan, telah terjadi dugaan pungli dari pihak Rutan kelas IIB Blora untuk membayar blok penjara sebesar Rp. 3.500.000.

Baca Juga:  Wanita Potong Penis Selingkuhan Divonis Bebas Karena Bela Diri

“Uang tersebut ditransfer ke rekening pegawai rutan bernama Catur Sri Suharti,” ucap Agus sembari mengakui pihaknya belum memiliki bukti yang kuat terhadap dugaan pungli tersebut.

“Kita menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan pihak kepolisian. Semoga saja aliran dana dari rekening tersebut bisa terlacak. Dan kita akan mengetahui apakah ada oknum pegawai rutan, yang bermain atau tidak,” sambung Agus.

Untuk itu ia berharap, pihak kepolisian bisa mengungkap kasus yang dilaporkan kliennya sampai ke akar-akarnya, khususnya soal aliran dana yang masuk ke rekening Catur Sri Suharti.

Baca Juga:  Jalur Laut Jadi Sarang Narkoba, Polda Sumut Amankan 25 Kg Sabu

Agus menambahkan, pihak keluarga juga melihat warna biru (lebam) di dada Sutono sewaktu memandikan jenazah.

“Hanya saja kami belum bisa menyimpulkan lebih jauh, nunggu hasil analisis rekam medis, dan rontgen dari RSUD dr. R Soetijono Blora,” imbuh Agus yang merasa miris, sebab hasil rontgen dan rekam medis belum diambil pihak keluarga Sutono karena belum menyelesaikan pembayaran ke pihak rumah sakit.

“Kita akan terus mengawal kasus dugaan penganiayaan dan pungli ini sampai tuntas,” Agus, mengakhiri.(jt/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles