30 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Oknum Lurah Bantah Lakukan Penganiayaan

Medancyber.com – Oknum lurah HH yang dilaporkan ke polisi membantah melakukan penganiayaan di Jalan Kapten M Jamil Lubis, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung.

Kepada wartawan HH, menjelaskan pada Rabu 10 November 2021 jam 17.30 Wib, ia mengemudikan mobilnya hendak pulang ke rumah. Namun diperjalanan, HH menerima telpon dari Addinul, saudaranya.

Dalam pembicaraan lewat telpon itu, Addinul mengatakan dirinya terlibat pertikaian dengan Putra Cs. Dikarenakan lokasi kejadian berada di depan rumah Putra, HH langsung memacu laju mobilnya agar cepat sampai dilokasi guna melerai pertikaian itu.

Setibanya dilokasi, HH langsung menanyakan penyebab pertikaian itu kepada Putra. Namun Putra, yang tidak senang akan pertanyaan itu, lantas mendorongnya hingga terjatuh.

Akhirnya situasi menjadi memanas dan pertikaian melebar.

“Tujuan saya ingin menengahi pertikaian itu. Namun dia (Putra), beranggapan saya ikut serta hingga saya didorong dan terjatuh. Akhirnya situasipun tidak kondusif sehingga dia bersama istri dan keluarganya menganiaya Addinul,” terang HH, saat dikonfirmasi, Jumat (12/11/21) sore.

Baca Juga:  Diduga Tak Penuhi Hak Pekerja, Anggota DPR Romo Syafi'i Dilaporkan ke Polisi

Senada, Imam (23) merupakan warga dilokasi kejadian saat ditanyai mengatakan saat pertikaian itu ia berada di lokasi.

“Awalnya saya mendengar suara keributan, lantas saya datang. “Disitu saya melihat orang yang tidak saya kenal memegang kayu, bangku plastik dan besi lalu memukul seorang pria. Dilokasi warga yang sudah ramai melihat lalu melerai kedua belah pihak yang betikai,” kata Imam.

Lanjut kata HH, terkait beredarnya informasi bahkan salah satu media yang memberitakan dirinya melakukan penganiayaan terhadap Putra, adalah tidak benar.

“Informasi pemberitaan yang dimuat di media itu tidak benar. Sebab, tidak sesuai dengan kronologis yang sesungguhnya. Sangat disayangkan informasi berita tersebut tidak ada konfirmasinya” tegas HH.

Lanjut HH, informasi yang ia dapat bahwa Putra, sebenarnya yang melakukan penganiayaan terhadap Alex. Dimana sore itu Alex, mengenakan baju seragam salah satu organisasi dan disitu Putra, lalu menanyakan Alex dari organisasi mana.

Baca Juga:  97 Persen SPBU Pascabencana Sumatra Telah Beroperasi

Hal itulah akhirnya menjadi pemicu hingga Alex, dipukuli sebelum HH, datang ke lokasi. Disitu Putra, langsung memukul kepala Alex dan menghantamnya dengan bangku. Akibatnya, kepala dan tubuh Alex, mengalami bengkak dan memar.

Saat kejadian itu, aksi pemukulan yang dilakukan Putra, ternyat dilihat oleh teman Alex. Meski teman Alex, mencoba untuk melerai, justru malah menjadi sasaran pemukulan oleh Putra. Tak hanya Putra saja, bahkan keluarganya pun turut serta melakukan penyerangan terhadap Alex dan temannya.

Dikatakannya, masing-masing orang mempunyai hak. Jika Putra, melaporkan dirinya kepihak kepolisian atas tudingan penganiayaan tersebut, itu merupakan haknya. Namun dirinya juga mempunyai hak yang sama meski sebenarnya Putra, lebih dulu dilaporkan ke polisi oleh Alex, atas penganiayaan yang dilakukannya.

“Saat saya berada dilokasi, saya melihat Putra dan istrinya, supirnya dan Fani memegang kayu, bangku dan besi. Anehnya kok justru saya yang dilaporkan,” pungkas HH.

Diberitakan sebelumnya, oknum lurah berinisial HH, dilaporkan Putra, ke Polsek Percut Sei Tuan, atas dugaan penganiayaan di Jalan Kapten M Jamil Lubis, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung.

Baca Juga:  Bobby Nasution Diminta Sidak Zoom KTV, Beroperasi di Bulan Ramadan dan Diduga Curi Listrik

Dalam pemberitaan itu, Putra dianiaya oleh belasan orang dari salah satu ormas. Sore itu ia datang ke rumah orangtuanya di Jalan Kapten M Jamil Lubis (TKP), dalam rangka hajatan pesta ulang tahun.

Saat ia duduk di salah satu warung dekat rumah orangtuanya itu, lalu melintas seorang pria mengenakan baju ormas. Kemudian ia pun menanyakan dari ormas mana, kepada pria tersebut.

Namun pertanyaannya Putra, memicu pertikaian dengan pria yang mengenakan seragam ormas itu. Sehingga argumentasi tak sehat pun terjadi dan akhirnya pria mengenakan baju ormas itu memanggil sejumlah temannya hingga perkelahian pun tidak terelakkan.

Putra, mengatakan jika pihak keluarganya datang untuk melerai. Dalam kondisi situasi tidak kondusif itu, tiba-tiba HH, datang ke lokasi. Lalu HH menyuruh anggota ormas tersebut untuk menyerangnya. (bri/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles