Medancyber.com – Warga Kota Medan yang tergabung dalam Forum Indonesia Maju (FIM) direncanakan melaksanakan gerakan Aksi Nasional Cabut Mandat (ANCAM) Jokowi pada Kamis (7/6/2022), bertepatan dengan kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Medan.

Gerakan ini digawangi oleh delapan lembaga kemasyarakatan, yakni: Badan Koordinasi Pemuda Muslim (Bakopam) Sumut, Kobar Peduli Umat (KPU) Sumut, Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI) Sumut, Gerakan Anti Teroris (Ganter) Sumut, Pembela Tanah Air Bambu Runcing (Peta Baru), Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor (Gagak) Sumut, serta Forum Diskusi Mahasiswa (FDM) Sumatera Utara.
“Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan kami. Kami menilai kebijakan yang diputuskan oleh pemerintahan Bapak Jokowi tidak berpihak pada rakyat kecil,” sebut Zulfadli Sembiring, Koordinator Peta Baru, Selasa (5/7/2022).
“Hingga kini harga bahan-bahan pokok masih tinggi. Akibatnya, rakyat menjerit. Daya beli masyarakat pun rendah,” ujar Zulfadli.
Lebih lanjut dikatakannya, teranyar kebijakan yang dinilai mengkebiri kebebasan adalah Rancangan KUHP, yang mengekang kebebasan masyarakat untuk bersuara.
“Kami menilai, RKUHP ini merupakan bentuk dari pengekangan bersuara dan melemahkan demokrasi,” sebut Zulfadli, sembari menyatakan, Surat Pemberitahuan unjukrasa telah disampaikan ke Polrestabes Medan, Kamis (30/6/2022) lalu.
Nantinya aksi unjukrasa tersebut akan dilaksanakan di Bundaran SIB kemudian longmarch ke Gedung DPRD Sumatera Utara.(js/mc)



