30 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sejumlah Fakta Pesawat Saudi Arabian Airlines Diancam Bom hingga Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

Medancyber.com – Pesawat Saudi Arabian Airlines, mendapat ancaman teror bom Selasa (17/6/2025) sekitar pukul 10.44 WIB hingga harus mendarat darurat di Bandara Kualanamu Internasional Airport.

Informasi dihimpun menyebutkan, Selasa (17/6/2025) pagi diperoleh informasi adanya ancaman bom dikirim melalui email bandara CGK di dalam pesawat Saudi Arabian Airlines.

Pihak bandara kemudian menginformasikan kepada pilot maskapai Saudi Arabian Airlines Nomreg SVA5276 yang sedang melaksanakan penerbangan agar segera melaksanakan divert di bandara Internasional KNO untuk melakukan proses emergency landing berkaitan dengan adanya informasi ancaman bom tersebut

Baca Juga:  Resmi Dilantik Sebagai Menteri ATR/BPN, AHY Janji Gebuk Mafia Tanah

Adapun data pesawat, type : B-777-3FG (ER), Registrasi HZ-AK32, Rute : Jeddah-Cgk (Divert Kno), No. Penebangan: SVA5276.

Pukul 10.35 WIB pesawat contact tower Bandara Kualanamu untuk melaksanakan pendaratan darurat. Pukul 10.44 WIB pesawat landing di Bandara Kualanamu, Medan.

Pukul 11.30 WIB, telah dilakukan proses evakuasi seluruh penumpang untuk diturunkan dari dalam pesawat.

Pukul 11.35 WIB dilaksanakan briefing penanganan dipimpin oleh Danlanud Swo. Pukul 11.36 WIB pesawat dilaksanakan pengecekan oleh tim Jihandak dari Polda Sumatera Utara.

Catatan, hingga saat ini para penumpang diamankan di area terminal Bandara internasional KNO.

Baca Juga:  Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BAKTI Johnny Plate Resmi Dipecat dari Kominfo

Pesawat itu membawa penumpang, dan awak kabin dengan total 442 orang. Pilot maskapai Saudi Arabian Airlines Nomreg SVA5276 mengalihkan penerbangan dan melakukan pendaratan darurat.

“Jibom Polda Sumut berkoordinasi dengan TNI sudah turun melakukan screening. Kita sudah mengecek dan screening lah,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ferry mengungkapkan seluruh penumpang berhasil dievakuasi oleh petugas TNI/Polri dan dibawa ke ruang tunggu kedatangan/keberangkatan Bandara Kualanamu.

“Penumpang sudah berhasil evakuasi,” sebutnya.

Disinggung benar teror atau prank?. Ferry enggan berkomentar lebih jauh. Tapi, pihaknya fokus melakukan screening dan mengevakuasi seluruh penumpang pesawat asing itu.

Baca Juga:  Butong: Lahirnya Perda Kota Medan Nomor 4/2019 Bukan Untuk Ciptakan Jarak

“Apakah itu teror atau prank, itu nomor dua lah. Kita evakuasi dulu seluruh penumpang,” pungkas Ferry. (zul/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles