30 C
Medan
Thursday, 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Diduga Gelapkan Mobil Rental, Kabag Ekonomi Pemko Binjai Jaminkan Mobil Dinas Usai Gagal Tebus Gadai?

Medancyber.com – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemerintah Kota Binjai berinisial A, kini tengah menjadi sorotan publik. Ia diduga terlibat dalam aksi penggelapan mobil rental yang berujung pada penggunaan aset negara sebagai jaminan utang pribadi.

Dari laporan masyarakat yang diterima awak media, kasus ini bermula saat A menggadaikan satu unit mobil Honda Brio kepada seorang pria bernama Danu senilai Rp17 juta.

Saat transaksi berlangsung, A didampingi oleh seorang wanita berinisial P. Kepada penerima gadai, A berdalih bahwa mobil tersebut adalah milik adiknya.

Tapi, ternyata pengakuan A tidak benar. Sebab, setelah ditelusuri, mobil Brio tersebut diketahui bukan milik pribadi maupun adiknya, melainkan milik sebuah jasa rental yang dikelola oleh Faiz.

Tiga hari setelah digadaikan, Faiz selaku pengelola rental melacak dan mengambil paksa mobil tersebut.

Keterlibatan A diperkuat oleh pengakuan P yang mengonfirmasi adanya transaksi gadai tersebut.

“Memang benar ada penggadaian mobil, dan uangnya diterima langsung oleh Pak A,” ujar P saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga:  Anggota TNI Pukuli Satpam Shopee, Kapendam IX Udayana Bali: Kami Telusuri

Merasa bertanggungjawab karena objek gadai ditarik oleh pemilik aslinya, A kemudian memberikan jaminan pengganti kepada Danu.

Tak tanggung-tanggung, A diduga menyerahkan mobil dinas operasional jenis Toyota Innova Reborn sebagai jaminan sementara.

Namun, drama berlanjut tiga hari kemudian. A meminta kembali mobil dinas tersebut dengan alasan ada agenda kunjungan Wali Kota Binjai.

“Dia minta mobilnya balik sebentar, katanya tidak enak kalau mobil dinas tidak terlihat saat kunjungan Wali Kota. Janjinya akan dikembalikan setelah acara selesai,” ungkap Danu.

Hingga berita ini diturunkan, janji A untuk mengembalikan mobil dinas sebagai jaminan maupun melunasi uang gadai sebesar Rp17 juta tersebut belum terealisasi. Danu mengaku dirugikan dan merasa dipermainkan oleh oknum pejabat tersebut.

Selain dugaan kasus penggelapan dan penyalahgunaan aset negara, kini beredar pula foto yang diduga memperlihatkan sosok Kabag Perekonomian Binjai tersebut bersama seorang teman wanita.

Hal ini semakin memojokkan posisi sang pejabat di mata publik.(dud)

Baca Juga:  Beli Rokok Pakai UPAL, Anak Tuntungan Dibonyokin Massa dan Terancam Kurungan 10 Tahun Penjara

Medancyber.com – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemerintah Kota Binjai berinisial A, kini tengah menjadi sorotan publik. Ia diduga terlibat dalam aksi penggelapan mobil rental yang berujung pada penggunaan aset negara sebagai jaminan utang pribadi.

Dari laporan masyarakat yang diterima awak media, kasus ini bermula saat A menggadaikan satu unit mobil Honda Brio kepada seorang pria bernama Danu senilai Rp17 juta.

Saat transaksi berlangsung, A didampingi oleh seorang wanita berinisial P. Kepada penerima gadai, A berdalih bahwa mobil tersebut adalah milik adiknya.

Tapi, ternyata pengakuan A tidak benar. Sebab, setelah ditelusuri, mobil Brio tersebut diketahui bukan milik pribadi maupun adiknya, melainkan milik sebuah jasa rental yang dikelola oleh Faiz.

Tiga hari setelah digadaikan, Faiz selaku pengelola rental melacak dan mengambil paksa mobil tersebut.

Keterlibatan A diperkuat oleh pengakuan P yang mengonfirmasi adanya transaksi gadai tersebut.

“Memang benar ada penggadaian mobil, dan uangnya diterima langsung oleh Pak A,” ujar P saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga:  Anggota DPRD Batam Fraksi NasDem Di-PAW Imbas Kasus Narkoba

Merasa bertanggungjawab karena objek gadai ditarik oleh pemilik aslinya, A kemudian memberikan jaminan pengganti kepada Danu.

Tak tanggung-tanggung, A diduga menyerahkan mobil dinas operasional jenis Toyota Innova Reborn sebagai jaminan sementara.

Namun, drama berlanjut tiga hari kemudian. A meminta kembali mobil dinas tersebut dengan alasan ada agenda kunjungan Wali Kota Binjai.

“Dia minta mobilnya balik sebentar, katanya tidak enak kalau mobil dinas tidak terlihat saat kunjungan Wali Kota. Janjinya akan dikembalikan setelah acara selesai,” ungkap Danu.

Hingga berita ini diturunkan, janji A untuk mengembalikan mobil dinas sebagai jaminan maupun melunasi uang gadai sebesar Rp17 juta tersebut belum terealisasi. Danu mengaku dirugikan dan merasa dipermainkan oleh oknum pejabat tersebut.

Selain dugaan kasus penggelapan dan penyalahgunaan aset negara, kini beredar pula foto yang diduga memperlihatkan sosok Kabag Perekonomian Binjai tersebut bersama seorang teman wanita.

Hal ini semakin memojokkan posisi sang pejabat di mata publik.(dud/mc)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles